KKB Kembali Beraksi, Warga Sipil di Yahukimo Tewas Dengan Pedang Menembus Dada

YAHUKIMO — Aksi penikaman brutal merenggut nyawa seorang warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Arifudin (48), pria asal Sulawesi Selatan, tewas setelah ditikam menggunakan senjata tajam oleh pelaku yang diduga terkait Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di kawasan Ruko Blok B, Distrik Dekai, Minggu (11/10/2026) sore. Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi ketika korban baru saja selesai berbelanja kebutuhan untuk toko grosir di Toko Grosir Mulia Indah. Setelah menaikkan barang belanjaannya ke dalam truk untuk dibawa ke kios miliknya di kawasan permukiman Jalur 1, korban berjalan menuju sepeda motor yang terparkir di samping kendaraan tersebut.

Namun, saat korban hendak menaiki sepeda motornya, pelaku tiba-tiba mendekat dan melancarkan penikaman. Serangan mendadak itu membuat korban mengalami luka tikam serius pada bagian rusuk sebelah kanan.

Dalam kondisi terluka, korban sempat berteriak meminta pertolongan. Pemilik toko bersama karyawannya yang mendengar teriakan tersebut langsung keluar untuk memberikan bantuan dan mengevakuasi korban ke RSUD Dekai.

Kapolres Yahukimo, Kompol Rosman Latuconsina, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan masyarakat sekitar pukul 18.15 WIT. Personel Polres Yahukimo kemudian bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal.

Meski sempat mendapatkan pertolongan medis, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Pada pukul 18.34 WIT, Arifudin dinyatakan meninggal dunia di RSUD Dekai akibat luka tikaman yang dideritanya.

“Pada pukul 18.34 WIT, korban atas nama Arifudin dinyatakan meninggal dunia di RSUD Dekai akibat mengalami satu luka tikaman di bagian rusuk sebelah kanan,” ungkap Rosman, Senin (12/10/2026).

Keterangan saksi di lokasi turut mengungkap ciri-ciri terduga pelaku. Pria tersebut disebut bertubuh pendek, mengenakan kupluk dan baju singlet merah, serta membawa sebilah pisau sangkur. Pelaku diduga melarikan diri setelah melakukan penyerangan.

Polisi Buru Pelaku, Dugaan Keterlibatan KKB Papua Masih Perlu Dibuktikan

Polres Yahukimo kini terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku, menelusuri motif penyerangan, serta mengumpulkan keterangan saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Kami saat ini terus mendalami kasus ini dan melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan tersebut,” tegas Rosman.

Kasus ini menambah keprihatinan atas jatuhnya korban jiwa akibat kekerasan terhadap warga sipil di Yahukimo. Serangan yang terjadi ketika korban hendak pulang setelah berbelanja tersebut menunjukkan ancaman serius terhadap keselamatan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Aparat kepolisian diharapkan segera mengungkap pelaku dan motif di balik penikaman tersebut, sekaligus memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, identitas pelaku dan motif penikaman belum dipastikan secara resmi. Dugaan keterlibatan KKB Papua masih memerlukan pembuktian melalui penyelidikan aparat penegak hukum.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!