Kolaborasi Dishub PPS dan KSOP Merauke, Pelayaran Kapal Perintis 2026 Mulai Beroperasi
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Perhubungan secara resmi melepas Pelayaran Perdana Kapal Perintis Pangkalan Merauke Trayek R-107 Tahun 2026. Pelepasan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan, Michael R. Gomar, bersama Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Merauke, Capt. Julivan Ch. L. Salindeho, bertempat di Pelabuhan Yos Sudarso Merauke, Selasa, (27/1/2026).
Pelayaran perdana ini menggunakan KM. Sabuk Nusantara 66 yang melayani rute Merauke – Buraka – Kumbis – Kimaam – Wanam – Tabonji – Wantarma (PP).
Layanan tersebut dihadirkan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Papua Selatan dalam memenuhi kebutuhan transportasi laut yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya wilayah pesisir dan daerah terpencil.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan, Michael R. Gomar, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelayaran perdana trayek R-107 tersebut.
“Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa serta memohon restu leluhur, maka pada hari ini, Selasa 27 Januari 2026, pelayaran perdana Trayek R-107 KM. Sabuk Nusantara 66 secara resmi kami lepas,” ucap Kadis Perhubungan.
Ia berharap layanan perintis ini dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Papua Selatan, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan sosial.
“Semoga pelayanan transportasi laut perintis ini dapat berjalan lancar dan masyarakat di wilayah Merauke, Buraka, Kumbis, Kimaam, Wanam, Tabonji hingga Wantarma dapat terlayani dengan baik dan aman,” lanjut Michael.
Pada kesempatan yang sama, Kadis Perhubungan Papua Selatan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi yang terbangun antara Dinas Perhubungan Papua Selatan, KSOP IV Merauke, PPK Perintis Laut, PT Pelindo, dan ASDP dalam mendukung pelayanan transportasi laut di Papua Selatan.
“Kolaborasi ini menjadi kunci dalam membangun konektivitas jaringan transportasi laut di Papua Selatan, dengan tetap mengutamakan pelayanan prima, keselamatan, dan keamanan penumpang dalam setiap perjalanan,” tegas kadis.
Sementara itu, Kepala KSOP Kelas IV Merauke, Capt. Julivan Ch. L. Salindeho, menegaskan bahwa dari sisi pengawasan dan keselamatan pelayaran, seluruh kapal yang beroperasi telah melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan.
“Saat ini kita memasuki tahapan uji laik laut menjelang angkutan Lebaran. KSOP bersama instansi terkait memastikan seluruh kapal yang beroperasi benar-benar laik laut dan memenuhi standar keselamatan,” ungkap Julivan.
Ia menambahkan, menjelang pelayanan Lebaran, terdapat sejumlah kapal yang siap melayani masyarakat di wilayah Papua Selatan hingga Timika. Seluruh kapal tersebut dipastikan telah memenuhi persyaratan teknis dan keselamatan pelayaran.
“Secara umum tidak ditemukan pelanggaran yang berarti yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran. Namun kami mengimbau kepada masyarakat dan penumpang kapal laut agar turut menjaga serta tidak merusak fasilitas keselamatan yang tersedia di atas kapal,” ujarnya.
Kepala KSOP menambahkan, melalui pelayaran perdana ini, Pemerintah Provinsi Papua Selatan bersama KSOP Merauke mengimbau kepada seluruh penumpang kapal laut untuk mematuhi aturan keselamatan, mengikuti arahan awak kapal, serta menjaga fasilitas keselamatan demi terciptanya pelayaran yang aman, tertib, dan nyaman. (AL/ADM)










Tinggalkan Balasan