Ketua Pemuda Katolik Komda Papua Serukan Semua Pihak Jaga Kedamaian Menjelang Natal

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua, Melianus Asso.

BATASPAPUA.COM, JAYAPURA — Memasuki 1 Desember yang dikenal sebagai awal bulan suci bagi umat Kristiani di seluruh dunia, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua, Melianus Asso, menyerukan kepada masyarakat sipil untuk tidak melakukan aksi kekerasan dan pembunuhan terhadap sesama yang lain. Ia juga secara khusus meminta TPN OPM serta TNI/Polri untuk menahan diri dan tidak melakukan operasi militer, aksi kekerasan, maupun pembunuhan menjelang dan selama perayaan Natal.

Dalam pernyataan pers yang diterima media, Melianus menegaskan pentingnya menjaga suasana damai, aman, dan tenteram agar umat Kristiani di Papua dapat melaksanakan ibadah Natal tanpa rasa takut. “Papua adalah tanah damai. Kalimat ini tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan aparat keamanan agar tidak melakukan tindakan kekerasan di luar prosedur hukum selama masa perayaan Natal berlangsung. Menurutnya, kerja sama seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk mencegah insiden yang dapat memicu trauma masyarakat.

Aktivis muda ini turut mengulas berbagai pengalaman pahit yang kerap dialami masyarakat Papua saat memasuki momen Natal, seperti penembakan, pengungsian, hingga pelanggaran terhadap hak-hak masyarakat adat. Ia berharap peristiwa-peristiwa tersebut tidak lagi terulang.

Melalui keterangan resminya, Ketua Pemuda Katolik Komda Papua menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Republik Indonesia dan masyarakat Papua, yakni:

1. Menghimbau semua pihak, baik TPN OPM maupun TNI/Polri, untuk tidak melakukan pembunuhan atau tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun.
2. Menghimbau masyarakat Papua agar tidak melakukan kekerasan, pembunuhan, maupun konflik internal seperti perang suku, demi menjaga ketertiban dan keharmonisan menjelang Natal.
3. Mendesak Presiden RI menarik satuan Pasukan Gabungan TNI/Polri Operasi Damai Cartenz dari wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah selama masa Adven hingga tahun 2026.
4. Menarik aparat keamanan organik maupun non-organik dari seluruh Tanah Papua guna mengurangi trauma masyarakat dan memberikan ruang bagi umat Kristiani merayakan Natal dengan damai.
5. Meminta pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota mengeluarkan edaran pelarangan penjualan minuman keras di seluruh Papua untuk menciptakan situasi yang lebih kondusif.
6. Mengajak seluruh masyarakat Papua menjaga keamanan, kedamaian, serta keharmonisan antarumat beragama.
Melianus menutup seruannya dengan mengajak semua pihak untuk bekerja bersama mewujudkan Papua sebagai tanah damai, terutama pada momentum suci perayaan Natal tahun ini. (DM/AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!