DPD Perbasi Papua Pegunungan Perkuat Pembinaan Basket dan Pengembangan SDM
BATASPAPUA.COM, WAMENA – DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Papua Pegunungan memperkuat arah kebijakan pembinaan olahraga bola basket melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pembinaan atlet usia dini, serta pengembangan sarana dan prasarana olahraga di wilayah Papua Pegunungan.
Arah kebijakan tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam rapat DPD Perbasi Papua Pegunungan yang berlangsung di Wamena, Rabu (23/9/2026). Rapat diikuti Ketua Umum DPD Perbasi Papua Pegunungan bersama jajaran pengurus.
Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, menyampaikan bahwa pengembangan olahraga, khususnya bola basket, perlu dilakukan secara terarah dan berkelanjutan dengan menempatkan pembinaan generasi muda sebagai salah satu prioritas.
Menurut Spei, pembinaan bola basket harus dimulai sejak usia dini dan diperkuat pada jenjang pendidikan dasar hingga menengah, sehingga tersedia proses pembinaan yang berkesinambungan.
“Pembinaan harus dimulai dari usia dini. Anak-anak di tingkat SD, SMP hingga SMA harus diberikan ruang untuk mengenal, berlatih dan mengembangkan kemampuan mereka dalam olahraga bola basket,” ujar Spei.
Selain pembinaan atlet, pengembangan SDM menjadi perhatian utama dalam arah kebijakan DPD Perbasi Papua Pegunungan. Peningkatan kapasitas wasit dan pelatih dinilai penting untuk mendukung kualitas kompetisi sekaligus menciptakan ekosistem bola basket yang lebih profesional di daerah.
Prinsip yang ditekankan dalam pembinaan SDM adalah memberikan kesempatan kepada seluruh pengurus dan insan bola basket untuk belajar dan berkembang.
“Tidak ada orang yang tidak bisa. Semua memiliki kesempatan untuk belajar dan berkembang. Karena itu, peningkatan kapasitas pelatih dan wasit harus menjadi bagian penting dari pembinaan basket di Papua Pegunungan,” kata Spei.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, kegiatan pelatihan SDM akan dipusatkan di wilayah Papua Pegunungan. DPD Perbasi juga akan menjalankan fungsi pendampingan terhadap pengurus Perbasi di tingkat kabupaten, termasuk memberikan dukungan dalam pelaksanaan program pembinaan.
Dalam rapat tersebut juga dibahas penyusunan modul atau panduan mengenai aturan permainan bola basket serta proposal pelatihan SDM yang selanjutnya akan diserahkan kepada Ketua Umum DPD Perbasi untuk ditinjau.
Di bidang sarana dan prasarana, DPD Perbasi Papua Pegunungan mendorong optimalisasi serta perbaikan fasilitas olahraga yang telah tersedia di Wamena. Pelaksanaan kegiatan juga tetap mengacu pada Surat Edaran (SE) yang telah diterbitkan.
Selain itu, setiap kabupaten di Papua Pegunungan direncanakan memperoleh alokasi empat bola basket sebagai bagian dari dukungan terhadap aktivitas pembinaan di daerah.
DPD Perbasi juga akan melakukan inventarisasi terhadap klub-klub basket yang masih aktif di seluruh wilayah Papua Pegunungan. Pendataan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam menyusun program pembinaan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.
Tidak hanya menyangkut atlet dan kompetisi, rapat juga membahas penguatan identitas organisasi melalui pengadaan kelengkapan bagi pengurus. Kelengkapan tersebut meliputi topi, training, jersey, dan jaket pengurus.
Dalam pembagian tugas, pengurus yang ditunjuk akan mempersiapkan penataran wasit sekaligus menyusun rencana anggaran biaya (RAB). Tim lainnya bertanggung jawab menyiapkan desain jersey, jaket, topi dan training pengurus.
Sementara itu, pengadaan dan distribusi bola basket serta inventarisasi klub akan ditangani oleh pengurus terkait. Panduan dan materi pembinaan yang telah disusun juga akan disampaikan kepada Ketua Umum DPD Perbasi Papua Pegunungan sebagai bahan peninjauan.
Spei menegaskan bahwa penguatan organisasi dan pembinaan olahraga harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh pengurus serta pemangku kepentingan di daerah.
Dengan pembinaan yang dimulai sejak usia dini, peningkatan kapasitas pelatih dan wasit, serta dukungan sarana olahraga, DPD Perbasi Papua Pegunungan diarahkan untuk membangun fondasi pembinaan bola basket yang berkelanjutan di seluruh kabupaten.
Rangkaian program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan aktivitas olahraga bola basket, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda Papua Pegunungan untuk mengembangkan potensi, kedisiplinan, sportivitas dan prestasi melalui olahraga.
Penulis: Jamal Y.Bwariat
- atlet basket Papua
- basket Wamena
- bola basket Papua Pegunungan
- Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana
- DPD Perbasi Papua Pegunungan
- Fokus Pegunungan Bintang
- klub basket Papua Pegunungan
- olahraga Papua Pegunungan
- olahraga Wamena
- pelatih basket
- Pembinaan Atlet Usia Dini
- pembinaan bola basket
- pengembangan SDM Perbasi
- Perbasi Papua Pegunungan
- Spei Yan Bidana
- wasit basket











Tinggalkan Balasan