Langkah Nyata Bupati Spei Yan Bidana, Pembangunan Jembatan Digoel II Resmi Dimulai
BATASPAPUA.COM, OKSIBIL – Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedalaman Papua Pegunungan. Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST., M.Si., secara resmi melaunching pembangunan konstruksi Jembatan Sungai Digoel yang menghubungkan Distrik Oksibil dengan Distrik Pepera, Rabu (22/04/2026).
Peresmian tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pegunungan Bintang, Herman Sampe, ST., bersama masyarakat setempat yang menyambut penuh antusias langkah strategis pemerintah daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Spei Yan Bidana menegaskan bahwa pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian penuh pada tahun 2027. Pada tahap awal tahun ini, pekerjaan difokuskan pada pembangunan abutment (abudmen) sebagai fondasi utama jembatan.
“Tahun ini kita fokus pada pembangunan abudmen. Tahun depan akan dilanjutkan dengan pemasangan rangka besi dan pengecoran hingga jembatan ini rampung 100 persen. Ini adalah kerja bertahap, namun pasti. Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat agar pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu,” tegas Bupati Spei.

Lebih lanjut, Bupati juga mengumumkan bahwa pada hari yang sama, Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang turut melaunching pembangunan akses jalan strategis yang menghubungkan wilayah Angyipahik menuju Okyip dan Kiwirok. Infrastruktur ini diharapkan membuka keterisolasian sejumlah distrik di wilayah utara Pegunungan Bintang.
“Hari ini bukan hanya launching Jembatan Digoel II, tetapi juga pembangunan jalan menuju Oklip, Okyop, Oksamol, dan Kiwirok. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya wilayah Ap Iwo Bon Tapaa Aip, untuk bersatu menjaga keamanan dan mendukung penuh proses pembangunan ini,” ujar Bupati.
Menurutnya, kehadiran infrastruktur jembatan dan jalan ini akan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di distrik-distrik yang selama ini masih sulit dijangkau.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pegunungan Bintang, Herman Sampe, ST., menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kehadiran langsung Bupati di lokasi pembangunan bersama masyarakat.
“Kami dari Dinas PUPR mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang turun langsung ke lapangan untuk melaunching pekerjaan ini. Pembangunan Jembatan Digoel merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam membuka akses ke distrik-distrik seperti Pepera, Oklip, dan Kiwirok,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ini tidak hanya menjadi proyek fisik semata, tetapi juga simbol kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terpencil.
Di sisi lain, Bupati Spei juga memastikan bahwa tim survei dan pembukaan badan jalan dari Angyipahik menuju Okyip telah mulai bekerja di lapangan. Ia menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan demi kelancaran seluruh proses pembangunan.
“Kami minta masyarakat untuk menjaga keamanan dan mendukung seluruh proses, baik pembangunan jembatan maupun pembukaan jalan. Ini adalah pembangunan untuk kepentingan bersama,” tegasnya.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Sungai Digoel dan akses jalan strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang optimistis dapat mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di kawasan Pegunungan Papua.
Penulis: Demi
Editor: Jamal Y.Bwariat
- akses wilayah utara Pegubin
- Bupati Pegunungan Bintang
- Dinas PUPR Pegubin
- Distrik Oksibil
- Distrik Pepera
- Fokus Pegunungan Bintang
- Headline
- Herman Sampe
- jalan Okyip Kiwirok
- Jembatan Digoel II
- Kabupaten Pegunungan Bintang
- konektivitas Pegunungan Bintang
- pembangunan infrastruktur Papua Pegunungan
- pembangunan jalan Papua
- pembangunan Papua 2026
- proyek jembatan Papua
- Spei Yan Bidana










Tinggalkan Balasan