Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana saat membuka seminar dan pra-kongres Mahasiswa Pegunungan Bintang se-Dunia pada 11 November 2023.
BATASPAPUA.COM, OKSIBIL – Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) di bawah kepemimpinan Bupati Spei Yan Bidana, ST, M.Si dan Wakil Bupati Arnold Nam, S.AP terus menjadikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai program prioritas. Komitmen ini sejalan dengan Visi Cerdas yang diusung dalam masa pemerintahannya.
Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, pada tahun 2025 Pemda Pegubin kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp 34 miliar untuk beasiswa bagi lebih dari 3.000 mahasiswa dan pelajar, melanjutkan program yang telah berjalan sejak tahun 2021.
“Walaupun ada efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, kami tetap mengalokasikan Rp 34 miliar untuk beasiswa mahasiswa dan pelajar yang sedang menempuh studi. Anggaran ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus dan dikelola oleh Dinas Pendidikan melalui Bidang Pengembangan SDM,” ujar Bupati Spei Bidana, Kamis (20/3/2025).
Saat ini, terdapat lebih dari 3.000 mahasiswa dan pelajar dari Pegubin yang sedang menempuh pendidikan di berbagai kota studi seperti Jayapura, Merauke, Sorong, Biak, dan Manokwari, yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG). Selain itu, ada pula yang sedang menempuh pendidikan di Jawa dan Bali melalui Komunitas Mahasiswa dan Pelajar Aplim Apo (KOMAPO).
Bupati Spei Bidana juga menyebut bahwa sekitar 50 mahasiswa sedang menempuh pendidikan magister, serta beberapa mahasiswa program doktoral yang tengah berkuliah, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa di antaranya adalah Yumius Taplo (Universitas Cenderawasih), Melkior Sitokdana (Universitas Sebelas Maret Surabaya), Kristian Hiktaop (Universitas Airlangga Surabaya), Kalaka Kalakdana dan Anselmus Taplo (program doktor teologi di Yogyakarta), Pius Almung (Antropologi Uncen), serta Neles dan Gerald Bidana yang tengah menempuh pendidikan di Amerika Serikat.
Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025-2030, Spei Yan Birdana, ST., M.Si. dan Arnold Nam, S.AP, saat tiba di Oksibil, Senin (03/03/2025).
“Saya sendiri juga sedang menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya Malang dalam bidang energi baru terbarukan,” tambah Bupati Spei Bidana.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan SDM pada Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Pegubin, Todimus Sitokdana, S.IP, menjelaskan bahwa dana Rp 34 miliar ini akan dibagi kepada tiga lembaga mitra. Dana tersebut akan disalurkan kepada IMPPETANG untuk mahasiswa dan pelajar umum, serta diberikan kepada mahasiswa magister dan doktoral yang mengalami kesulitan selama studi.
“Tiga lembaga yang bekerja sama dalam program ini adalah Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) yang menjadi tempat studi bagi 200 mahasiswa calon guru dan perawat, Sekolah GenIUS yang menampung 17 siswa, serta Yayasan Binterbusih yang menangani mahasiswa umum KOMAPO di Indonesia bagian Barat dan Tengah. Kerja sama dengan Sekolah Alirena di Bogor telah dihentikan, sehingga sebagian siswa dialihkan ke GenIUS di Tangerang dan sebagian lainnya ke Semarang di bawah koordinasi Binterbusih,” jelas Todimus Sitokdana kepada papuabangkit.com, Jumat (21/3/2025).
Ia juga menambahkan bahwa 200 mahasiswa calon guru dan perawat yang sedang menempuh studi di UKSW dijadwalkan akan lulus tahun ini. Khusus untuk mahasiswa perawat, mereka akan mengikuti sertifikasi NERS di STIKES St. Elisabeth Semarang di bawah koordinasi Yayasan Binterbusih.
Dengan tetap mengalokasikan anggaran beasiswa, Pemda Pegubin menunjukkan komitmen kuat dalam membangun SDM berkualitas guna mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Pegunungan Bintang.
Tinggalkan Balasan