YPPK Pegunungan Bintang Gelar Aneka Lomba Sambut Puncak Yubelium 800 Tahun Santo Fransiskus Asisi

Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Katolik (YPPK) Fransiskus Asisi Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar aneka kegiatan perlombaan dan pembinaan karakter dalam rangka menyambut puncak perayaan Yubelium 800 Tahun Wafatnya Santo Fransiskus Asisi. Foto: Bataspapua.com/Ist

BATASPAPUA.COM, OKSIBIL – Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Katolik (YPPK) Fransiskus Asisi Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar aneka kegiatan perlombaan dan pembinaan karakter dalam rangka menyambut puncak perayaan Yubelium 800 Tahun Wafatnya Santo Fransiskus Asisi, yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 28 September hingga 4 Oktober 2026 ini menjadi momentum bagi keluarga besar YPPK Pegunungan Bintang untuk memperkuat nilai persaudaraan, kedamaian, sportivitas, serta kepedulian terhadap seluruh ciptaan, sejalan dengan semangat hidup Santo Fransiskus Asisi.

Perayaan yang mengusung tema “Fransiskus Saudara bagi Kita Semua” dan subtema “Dengan Semangat Santo Fransiskus dari Asisi Kita Jadikan YPPK sebagai Komunitas Belajar yang Damai dan Bersaudara dengan Semua Ciptaan” tersebut dipusatkan di lingkungan SMP dan SMA YPPK Mabilabol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.

Pembukaan kegiatan berlangsung di Aula SMA YPPK Mabilabol, Senin (28/9/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan YPPK Pegunungan Bintang, kepala sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA, dewan guru, tim juri, serta para peserta lomba dari berbagai jenjang pendidikan.

Perayaan Yubelium ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, pengembangan talenta, serta penguatan hubungan persaudaraan di lingkungan pendidikan Katolik.

Selama rangkaian perayaan, panitia menjadwalkan berbagai kegiatan, antara lain perayaan Ekaristi bulanan, aksi peduli lingkungan, rekoleksi, lomba paduan suara, dan lomba cerdas cermat yang melibatkan peserta didik tingkat SD, SMP, dan SMA di bawah naungan YPPK Pegunungan Bintang.

Direktris YPPK: Lomba untuk Memuliakan Tuhan, Bukan Sekadar Mencari Juara

Dalam sambutannya, Direktris YPPK Pegunungan Bintang, Suster Rosalina Sakil, KSFL, menegaskan bahwa perlombaan dalam rangka Yubelium 800 Tahun Santo Fransiskus Asisi bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menang atau menjadi juara, melainkan sebagai sarana memuliakan Tuhan dan mengembangkan talenta yang telah dianugerahkan kepada setiap peserta didik.

Menurut Suster Rosalina, setiap anak memiliki kemampuan dan talenta yang berbeda-beda. Karena itu, kesempatan mengikuti perlombaan harus dimanfaatkan untuk membangun keberanian, mengembangkan kreativitas, serta menunjukkan kemampuan diri secara positif.

“Kita lomba bukan mencari siapa yang menang atau siapa yang cepat. Kita lomba untuk memuliakan Tuhan, karena Tuhan yang memberikan kita talenta masing-masing. Tuhan memberikan kita kemampuan masing-masing. Jadi, itu yang perlu kita wujudkan dan tunjukkan kepada mereka yang ada di sekitar kita,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh peserta agar menjadikan semangat Santo Fransiskus Asisi sebagai pedoman dalam mengikuti setiap perlombaan.

Pertama, peserta diminta tidak takut tampil dan menunjukkan kemampuan terbaik. Keberanian menjadi salah satu unsur penting dalam mengembangkan potensi diri dan membangun rasa percaya diri.

Kedua, peserta harus menjunjung tinggi sportivitas serta menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada dan penuh kegembiraan. Ia mengingatkan agar peserta tidak mudah kecewa, putus asa, atau menyerah ketika menghadapi hasil perlombaan yang tidak sesuai harapan.

Ketiga, seluruh peserta diharapkan tetap menjaga persaudaraan, kekompakan, dan hubungan baik satu sama lain, baik selama perlombaan maupun setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

“Jangan takut. Junjung tinggi sportivitas, menang dan kalah harus diterima dengan gembira. Jangan kecewa dan jangan putus asa. Setelah lomba, kita harus tetap menjaga persaudaraan, kekompakan, serta relasi yang baik satu dengan yang lain di tempat ini,” pesannya.

Menutup sambutannya, Suster Rosalina memohon berkat Tuhan dan doa perantaraan Santo Fransiskus Asisi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi peserta didik dan keluarga besar YPPK Pegunungan Bintang.

Dengan memohon berkat Tuhan, ia secara resmi membuka kegiatan perlombaan dalam rangka perayaan Yubelium 800 Tahun Wafatnya Santo Fransiskus Asisi.

Ketua Panitia Tekankan Persaudaraan, Keberanian, dan Sportivitas

Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan Yubelium 800 Tahun Santo Fransiskus Asisi, Maxianus Peu, S.Pd., menegaskan bahwa seluruh rangkaian perlombaan tidak semata-mata bertujuan menentukan siapa yang menjadi juara, tetapi lebih jauh menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangun keberanian, mengembangkan kreativitas, dan menanamkan nilai sportivitas di kalangan peserta didik.

Ia menjelaskan, kegiatan perlombaan telah disusun berdasarkan jenjang pendidikan dan agenda yang ditetapkan panitia.

Pada hari pembukaan, kegiatan diisi dengan lomba cerdas cermat tingkat SMP dan SMA. Selanjutnya, berbagai perlombaan akan dilaksanakan sesuai jadwal panitia, termasuk lomba paduan suara yang melibatkan bapak dan ibu guru.

Maxianus juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tidak takut melakukan kesalahan dan berani menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti kompetisi.

“Jangan takut salah. Berikan kemampuan terbaikmu, karena memang hari ini kita berkompetisi. Bukan mencari siapa yang paling jago, bukan juga siapa yang paling pintar, tetapi kita diajak untuk mempunyai rasa persaudaraan, rasa nasionalisme, dan keberanian, sama seperti Santo Fransiskus yang hidup dalam kesederhanaan,” ungkapnya.

Menurutnya, kemenangan dan kekalahan merupakan hal yang wajar dalam sebuah kompetisi. Namun, pengalaman, ketekunan, keberanian, serta kemampuan membangun hubungan persaudaraan merupakan nilai yang jauh lebih penting untuk diperoleh setiap peserta.

Karena itu, ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab, serta tetap menghormati sesama peserta maupun keputusan dewan juri.

Yubelium Jadi Momentum Memperkuat Karakter dan Persaudaraan

Perayaan Yubelium 800 Tahun Wafatnya Santo Fransiskus Asisi di lingkungan YPPK Pegunungan Bintang menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai iman, persaudaraan, kedamaian, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui berbagai kegiatan keagamaan, perlombaan, dan aksi kepedulian lingkungan, keluarga besar YPPK Pegunungan Bintang diajak untuk menjadikan semangat Santo Fransiskus Asisi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Semangat tersebut juga sejalan dengan subtema perayaan yang menekankan pentingnya membangun komunitas belajar yang damai, menjunjung persaudaraan, dan menghormati seluruh ciptaan.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga 4 Oktober 2026, dengan puncak perayaan Yubelium pada 3 Oktober 2026. Seluruh kegiatan melibatkan satuan pendidikan tingkat SD, SMP, dan SMA di bawah naungan YPPK Pegunungan Bintang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!