Bupati Pegunungan Bintang Tinjau RSUD Oksibil dan Pastikan Peningkatan Layanan Kesehatan

Bupati Spei Yan Bidana, ST.M.Si didampingi Direktur RSUD Oksibil Yanuarius Jikwa, S.Kep.Ns.M.Kes saat kunjungan ke faskes itu, Senin, 24 Maret 2025.
BATASPAPUA,COM, OKSIBIL – Usai memimpin Apel Pagi di Kukding, Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST., M.Si., bersama Ketua Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Nyai Maria Apasarai, S.IP., serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan kunjungan kerja ke berbagai lokasi strategis.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah pemantauan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Esipding, serta inspeksi ke Dinas Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan Hidup, dan Pertanian. Bupati juga melakukan survei lokasi pembangunan rumah pejabat eselon di Kalomdol dan lapangan olahraga.

Dalam kesempatan itu, Bupati Spei dan rombongan lebih dulu menghadiri Lomba Cerdas Cermat dan Sains tingkat SD, SMP, dan SMK yang berlangsung di SD YPPK Vincesius Mabilabol dan SMA YPPK Bintang Timur Oksibil. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Pegunungan Bintang.

Bupati Spei menghadiri Lomba Cerdas Cermat dan Sains tingkat SD, SMP, dan SMK yang berlangsung di SD YPPK Vincesius Mabilabol dan SMA YPPK Bintang Timur Oksibil.
Bupati Spei menghadiri Lomba Cerdas Cermat dan Sains tingkat SD, SMP, dan SMK yang berlangsung di SD YPPK Vincesius Mabilabol dan SMA YPPK Bintang Timur Oksibil.

Setelah menghadiri rangkaian kegiatan pendidikan, Bupati Spei bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke RSUD Oksibil. Dalam jumpa pers, Bupati menegaskan komitmennya untuk meningkatkan status rumah sakit dari Tipe D ke Tipe C, menjadikannya sebagai rumah sakit induk di wilayah Pegunungan Bintang. Ia juga menyoroti kehadiran tenaga medis yang tidak aktif bertugas di tempat.

“Kami berharap dengan peningkatan status ini, pelayanan kesehatan semakin maksimal. Kami juga mengingatkan kepada para dokter yang tidak berada di tempat agar segera kembali menjalankan tugasnya. Jika dalam satu bulan tidak ada tindak lanjut, maka kami akan menahan gaji dan tunjangan mereka,” tegas Bupati Spei dalam wawancara di RSUD Oksibil pada Senin (24/03/2025).

Menurut Bupati, fasilitas di RSUD Oksibil telah mencapai 99 persen kelengkapan, sehingga optimalisasi tenaga medis menjadi prioritas utama. Selain itu, dengan adanya Direktur baru, diharapkan seluruh unit layanan kesehatan bisa lebih tertib dan terorganisir. Salah satu inovasi yang tengah digagas adalah distribusi oksigen ke ruangan secara terpusat, serta pengelolaan tabung oksigen sebagai sumber pendapatan daerah.

“Kami akan mengesahkan Peraturan Bupati terkait distribusi oksigen ini. Ke depan, tabung oksigen dari RSUD Oksibil bisa dijual ke kabupaten tetangga sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.

Selain itu, Bupati Spei juga menyoroti kendala listrik yang masih terjadi di rumah sakit dan langsung menghubungi operator PLN untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

Bupati Spei Yan Bidana, ST.M.Si didampingi Direktur RSUD Oksibil Yanuarius Jikwa, S.Kep.Ns.M.Kes saat kunjungan ke faskes itu, Senin, 24 Maret 2025.
Bupati Spei Yan Bidana, ST.M.Si didampingi Direktur RSUD Oksibil Yanuarius Jikwa, S.Kep.Ns.M.Kes saat kunjungan ke faskes itu, Senin, 24 Maret 2025.

Direktur RSUD Oksibil, Yanuarius Jikwa, S.Kep., Ns., M.Kes., menyambut baik rencana peningkatan status rumah sakit. Ia menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan langkah-langkah teknis agar RSUD Oksibil dapat menjadi rumah sakit rujukan di wilayah pegunungan.

“Setelah Peraturan Daerah disahkan, kami akan mengatur mekanisme agar rumah sakit ini bisa menghasilkan pendapatan dari tabung oksigen. Saat ini, kami mampu memproduksi 12 tabung gas per hari dan telah memiliki stok sebanyak 64 tabung yang siap digunakan,” jelas Yanuarius Jikwa.

Dengan kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia yang ada, RSUD Oksibil diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik serta menjadi rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!