Bukti Kerja Nyata Bupati Pegubin Spei Yan Bidana. Warga Okaom Apresiasi Pembangunan Akses Jalan Hingga SDM
BATASPAPUA.COM, PEGUNUNGAN BINTANG – Masyarakat di Distrik Okaom, Kabupaten Pegunungan Bintang, memberikan apresiasi terhadap berbagai program pembangunan yang telah dirintis Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana. Pembangunan infrastruktur jalan hingga peningkatan sumber daya manusia (SDM) dinilai mulai memberikan harapan baru bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Apresiasi itu disampaikan Mantan Kepala Kampung Yamakot, Distrik Okaom, Patris Kasipmabin, yang menilai sejumlah program yang dijalankan pemerintah daerah sejalan dengan gagasan pembangunan yang sebelumnya disampaikan kepada masyarakat.
Menurut Patris, antusiasme masyarakat terhadap pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah cukup tinggi. Ia menyebut pembangunan jalan dan sektor pendidikan menjadi dua hal yang paling dirasakan penting bagi masyarakat di wilayah pedalaman Pegunungan Bintang.
“Apa yang digagas pada waktu pemilu, seperti itu yang Bapak lakukan. Kami masyarakat setempat, khususnya dari wilayah Distrik Okaom, sangat antusias dan memberikan penghargaan atas pembangunan yang sudah dirintis,” kata Patris, Senin (31/8/2026).
Ia mengatakan pembangunan infrastruktur jalan memiliki arti penting bagi masyarakat karena berkaitan langsung dengan kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi. Akses jalan yang semakin baik diharapkan dapat membuka keterhubungan antara sejumlah distrik dan kampung di Kabupaten Pegunungan Bintang.
Patris juga memberikan apresiasi terhadap perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan. Menurutnya, kehadiran Universitas Okmin Papua di wilayah Pegunungan Bintang merupakan langkah penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi generasi muda Pegunungan Bintang.
Ia menilai pembangunan sumber daya manusia tidak kalah penting dibandingkan pembangunan fisik karena pendidikan menjadi salah satu fondasi bagi masa depan masyarakat asli Pegunungan Bintang.
“Bahkan sampai kampus sudah dihadirkan. Menurut kami, itu luar biasa karena perguruan tinggi bisa hadir di tengah-tengah masyarakat. Anak-anak yang sebelumnya berhenti di tingkat SMP atau SMA sekarang memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Di sisi lain, Patris menyampaikan sejumlah harapan kepada Bupati Spei Yan Bidana, terutama terkait keberlanjutan pembangunan akses jalan yang menghubungkan wilayah Okaom dengan distrik-distrik lainnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memastikan pembangunan jalan terus dilanjutkan hingga Distrik Oksop dan wilayah lainnya sehingga akses masyarakat terhadap pusat pemerintahan maupun kegiatan ekonomi semakin terbuka.
Menurutnya, kondisi geografis dan medan yang cukup berat menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur di Pegunungan Bintang. Karena itu, sejumlah titik yang rawan longsor perlu mendapatkan perhatian dan penanganan agar akses transportasi masyarakat tetap aman.
“Bupati harus sampai di Distrik Oksop. Di beberapa titik perlu ditimbun lagi supaya jalan bisa bertahan dari longsor. Kemudian jembatan juga harus diselesaikan agar akses bisa sampai ke Distrik Oksop di atas,” katanya.
Patris berharap pembangunan konektivitas tersebut nantinya dapat membuka akses yang lebih luas dari Oksop menuju sejumlah wilayah lain, termasuk Arak, Wirok dan Okbab.
Selain pembangunan infrastruktur, Patris juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat asli Pegunungan Bintang dalam pekerjaan pembangunan, khususnya dalam pengoperasian alat berat dan pengerjaan jalan.
Ia berharap pemerintah daerah memberikan kesempatan yang lebih besar kepada orang asli Papua dari Pegunungan Bintang untuk terlibat langsung dalam pembangunan di daerahnya sendiri.
“Kami orang asli juga ingin bekerja. Kami bisa memegang alat berat dan bisa bekerja membangun jalan ini. Kalau jalan sampai Oksop dan bisa berlanjut ke Arak, Wirok, sampai Okbab, kami orang asli sendiri yang bekerja,” ujarnya.
Menurut Patris, keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan kapasitas masyarakat sehingga ke depan mereka mampu mengelola berbagai pekerjaan pembangunan secara mandiri.
Ia berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan dukungan berupa pelatihan, kesempatan kerja serta fasilitas yang dibutuhkan agar masyarakat asli Pegunungan Bintang memiliki kemampuan teknis dalam pembangunan infrastruktur.
“Bukan hanya orang pendatang, tetapi kami orang asli juga harus diberikan kesempatan untuk bekerja dan membangun daerah kami sendiri,” tegasnya.
Patris juga mengajak seluruh elemen masyarakat Pegunungan Bintang untuk mendukung program pembangunan yang sedang berjalan serta menjaga keberlanjutan pembangunan demi kepentingan masyarakat.
Ia menilai pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas SDM merupakan investasi penting untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pegunungan Bintang.
Penulis: Jamal Y.Bwariat
- Arak
- Bupati Pegunungan Bintang
- Distrik Okaom
- Fokus penggunaan Bintang
- infrastruktur Pegunungan Bintang
- Kampung Yamakot
- masyarakat asli Papua
- Okbab
- Oksop
- Patris Kasipmabin
- pembangunan jalan Pegunungan Bintang
- pembangunan Pegunungan Bintang
- pendidikan Pegunungan Bintang
- SDM Pegunungan Bintang
- Spei Yan Bidana
- Universitas Okmin Papua
- Wirok










Tinggalkan Balasan