PSU Papua Lanjut ke Tahap Pembuktian di MK, Tokoh Masyarakat Ajak Warga Jaga Kedamaian

Tokoh masyarakat asal Depapre, Nikolas Demotouw. Foto : Istimewa

BATASPAPUA.COM, JAYAPURA – Sidang sengketa hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua akan memasuki agenda pembuktian di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat, 12 September 2025. Menyikapi agenda tersebut, tokoh masyarakat Papua mengimbau seluruh warga untuk tetap menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi.

Nikolas Demotouw, tokoh masyarakat asal Depapre, Kabupaten Jayapura, menegaskan pentingnya seluruh elemen masyarakat menjaga situasi kondusif jelang putusan MK.

“Saya berharap masyarakat dapat menerima apapun hasil putusan MK dengan lapang dada. Siapapun yang terpilih, baik nomor 1 maupun nomor 2, merekalah Gubernur Papua, pemimpin kita semua,” ujar Nikolas, Kamis (11/9/2025).

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam tindakan anarkis ataupun kericuhan yang dapat mengganggu stabilitas daerah. Menurutnya, sikap dewasa dan kesediaan menghormati putusan hukum menjadi kunci terciptanya kedamaian di tanah Papua.

“Jangan mudah terprovokasi dengan ajakan yang menyesatkan dan berpotensi memecah belah persatuan. Mari kita tetap solid, bersatu, dan bersama-sama menjaga kedamaian Papua,” tegasnya.

Nikolas juga menekankan bahwa momentum PSU ini harus menjadi ruang demokrasi yang sehat, di mana masyarakat menunjukkan kedewasaan politik dalam menerima hasil akhir. Ia berharap semua pihak, baik pendukung pasangan calon maupun masyarakat umum, dapat menempatkan kepentingan Papua di atas kepentingan kelompok. (AL/ADM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!