200 Pekerja Tambang Emas PT Kristalin di Nabire Berhasil Dievakuasi Secara Bertahap
BATASPAPUA.COM, NABIRE – Aparat gabungan bergerak cepat merespons insiden penembakan yang dilakukan KKB Papua Pimpinan Aibon Kogoya disertai pembakaran Pos Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Bendungan Kali Musairo SP1 Lagari, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (21/2/2026).
Langkah pengamanan dan evakuasi dipimpin langsung Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., yang turun ke lokasi bersama Tim Suspolda Papua Tengah dan personel Brimob Batalion A Nabire. Kehadiran pimpinan di lapangan dilakukan untuk memastikan situasi terkendali serta menjamin keselamatan para pekerja di sekitar area kejadian.
Dalam keterangannya kepada awak media, Minggu malam (22/2/2026), Kapolres Nabire menegaskan bahwa sejak hari pertama insiden, fokus utama aparat adalah menyelamatkan para pekerja yang masih berada di Camp 36 dan Camp 37 kawasan PT Kristalin Eka Lestari.
“Prioritas kami adalah keselamatan jiwa. Sejak menerima laporan kejadian, kami langsung melakukan langkah terukur untuk mengevakuasi seluruh pekerja yang masih berada di area rawan,” ujar AKBP Samuel.
Ia menjelaskan, sekitar 200 karyawan berhasil dipindahkan secara bertahap dengan pengawalan ketat menuju lokasi aman. Proses evakuasi dilakukan secara sistematis guna meminimalkan risiko lanjutan di kawasan kilometer 36–37 yang dinilai masih berpotensi gangguan keamanan.
“Kami melakukan penyisiran menyeluruh untuk memastikan tidak ada pekerja yang tertinggal. Semua proses berjalan aman dan terkendali,” tambahnya.
(BACA SELANJUTNYA DI HALAMAN 2)
Situasi yang sempat memanas akibat aksi penembakan dan pembakaran pos membuat aparat meningkatkan intensitas penjagaan. Pengamanan juga diperkuat oleh jajaran TNI, termasuk Danrem 173/PVB dan Dandim 1705 Nabire yang turut hadir di lokasi memberikan imbauan langsung kepada para karyawan agar bersedia dievakuasi demi keselamatan bersama.
Kapolres memastikan seluruh pekerja di dua titik camp tersebut telah berhasil dikawal turun ke Polsek Makimi dalam kondisi selamat.
“Seluruh pekerja dari Camp 36 dan Camp 37 sudah kami evakuasi ke Polsek Makimi. Saat ini mereka dalam keadaan aman,” tegasnya.
Meski demikian, aparat gabungan tetap menggelar patroli lanjutan di atas kilometer 37 guna memastikan tidak ada warga maupun pekerja lain yang masih berada di lokasi. Pengamanan akan terus dilakukan hingga situasi benar-benar dinyatakan kondusif.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan situasi ini kepada aparat. Informasi resmi akan kami sampaikan secara terbuka,” pungkas Kapolres.
Dengan langkah sigap aparat di lapangan, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah PT Kristalin dan sekitarnya segera pulih sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (*)










Tinggalkan Balasan