Warga Sipil Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Distrik Ilu
BATASPAPUA.COM, PUNCAK JAYA – Seorang warga sipil bernama Andika Harudin (41), yang sehari-harinya bekerja sebagai wiraswasta, menjadi korban penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Meski sempat mendapatkan perawatan medis intensif, korban akhirnya mengembuskan napas terakhir. Suasana sempat mencekam di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Kamis sore (12/02/2026).
Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 15.55 WIT. Personel Polsek Ilu yang tengah bertugas dikejutkan dengan suara letusan senjata api yang diikuti oleh teriakan warga dari kejauhan. Tak lama berselang, terlihat seorang pria berlari menuju arah Mapolsek Ilu dengan kondisi leher bersimbah darah.
Pria tersebut adalah Andika Harudin. Dalam kondisi luka tembak yang tembus dari leher kiri ke pipi kanan, korban berusaha mencari perlindungan ke kantor polisi terdekat. Melihat kondisi korban yang kritis, personel Polsek Ilu bergerak cepat mengevakuasinya ke Puskesmas Ilu guna mendapatkan pertolongan pertama sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Mulia.
Proses evakuasi dari Distrik Ilu menuju RSUD Mulia dilakukan dengan pengawalan ketat oleh personel gabungan Reskrim dan Intel Polres Puncak Jaya. Korban tiba di rumah sakit pada pukul 19.00 WIT dan langsung ditangani di ruang resusitasi.
Berdasarkan pemeriksaan medis melalui foto rontgen dan CT scan, ditemukan adanya pecahan pembuluh darah di area wajah akibat terjangan peluru. Tim dokter sebenarnya telah menjadwalkan tindakan operasi segera. Namun, kendala medis muncul ketika area rahang korban mengalami pembengkakan hebat yang menutup saluran pernapasan, sehingga proses pembiusan tidak dapat dilakukan secara aman.
Setelah berjuang melawan masa kritis, pihak medis RSUD Mulia akhirnya menyatakan korban meninggal dunia pada pukul 22.00 WIT.
Menanggapi insiden berdarah ini, Kaops Damai Cartenz Brigjen Pol. Faisal Ramdhani memberikan keterangan terkait perkembangan situasi di lapangan.
Beliau menegaskan bahwa saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman mendalam atas peristiwa tersebut.
“Saat ini kita sedang dalami. Info awal, pelaku diduga dari kelompok luar Puncak Jaya. Namun, situasi secara umum saat ini sudah mulai kondusif,” ungkap Brigjen Pol. Faisal Ramdhani dalam keterangannya.
Meski pelaku diidentifikasi berasal dari luar wilayah Puncak Jaya, aparat keamanan tetap mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.
Jenazah almarhum Andika Harudin kini telah diberangkatkan dari Puncak Jaya.
“Jenazah almarhum sudah diterbangkan ke Timika. Untuk proses selanjutnya, termasuk lokasi pemakaman, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga yang akan memutuskan,” pungkasnya. (AL/ADM)










Tinggalkan Balasan