Warga Pesisir Diminta Waspada, Gelombang Tinggi Capai 2,50 Meter
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Mopah Merauke merilis prakiraan cuaca Kabupaten Merauke yang berlaku pada Rabu, 7 Januari 2026.
Berdasarkan prakiraan tersebut, wilayah Merauke diperkirakan didominasi kondisi berawan disertai hujan ringan hingga hujan lokal di sejumlah waktu.
BMKG memprakirakan, pada pagi hari cuaca di Merauke akan mengalami hujan ringan hingga sedang. Memasuki siang hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi. Sementara itu, pada malam hingga dini hari, hujan dengan sifat lokal diprakirakan mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Merauke.
Suhu udara di wilayah Merauke diperkirakan berada pada kisaran 25 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni sekitar 70 hingga 98 persen.
Adapun arah angin umumnya bertiup dari Barat Daya hingga Utara dengan kecepatan berkisar antara 5 sampai 38 kilometer per jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang yang dapat disertai angin kencang di wilayah daratan maupun perairan Papua Selatan. Selain itu, masyarakat pesisir dan nelayan diminta waspada terhadap gelombang sedang hingga tinggi yang berpotensi terjadi bersamaan dengan kondisi pasang maksimum.
Untuk tinggi gelombang laut, BMKG memprakirakan:
Perairan Asmat: 1,00 – 2,50 meter
Perairan Sudars: 1,00 – 2,00 meter
Perairan Merauke: 1,00 – 1,75 meter
Laut Arafura bagian Timur: 1,50 – 2,50 meter.
Sementara itu, berdasarkan data pasang surut dari Pushidrosal AL, pasang maksimum diperkirakan mencapai 5,3 meter pada pukul 15.00 WIT dan 5,0 meter pada pukul 05.00 WIT (dini hari).
Sedangkan surut minimum diperkirakan terjadi pada ketinggian 3,0 meter pukul 10.00 WIT dan 0,3 meter pada pukul 23.00 WIT.
BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca untuk Kamis, 8 Januari 2026, di wilayah Merauke masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, pengguna transportasi laut, serta warga yang bermukim di wilayah pesisir Papua Selatan, agar tetap waspada dan memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru demi keselamatan bersama. (AL/ADM)










Tinggalkan Balasan