Wagub Papua Selatan: Sarjana Anak Asli Papua Jangan Pilih-Pilih Pekerjaan

Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa. Foto: Istimewa

BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan kepada para sarjana anak asli Papua agar tidak memilih-milih pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri ibadah syukuran wisudawan dan wisudawati mahasiswa asli Papua asal wilayah Pegunungan Tengah di Gereja Baptis Harapan Merauke, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan syukuran itu digelar oleh empat mahasiswa lulusan Sarjana (S1) dan Magister (S2) Universitas Musamus (Unmus) Merauke. Acara tersebut turut dihadiri para orang tua, dosen, tokoh agama, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Paskalis menekankan bahwa setiap pekerjaan memiliki nilai dan kehormatan selama dijalani dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

“Jangan pernah menganggap pekerjaan seperti tukang sapu atau pekerjaan serabutan sebagai pekerjaan hina. Semua pekerjaan itu baik jika ditekuni dengan serius,” ujar Paskalis.

Ia mengatakan, sebagian anak asli Papua terkadang ingin langsung berada pada posisi atas atau menjadi pimpinan setelah menyelesaikan studi, tanpa mau memulai dari pekerjaan dasar.

Menurutnya, pola pikir seperti itu justru membuka peluang bagi pendatang dari luar Papua untuk mengisi ruang-ruang kerja yang sebenarnya dapat ditempati oleh anak-anak asli Papua sendiri.

“Kesempatan kerja harus dimanfaatkan. Jangan memilih dan memilah pekerjaan, karena pengalaman dan proses itu penting untuk masa depan,” katanya.

Wakil Gubernur juga mengingatkan bahwa meskipun Papua kini memiliki sejumlah daerah otonom baru, semangat persatuan orang Papua harus tetap dijaga.

“Papua tetap satu. Jangan membeda-bedakan antara orang Papua pesisir dan pegunungan. Kita semua satu tanah Papua,” tegasnya.

Paskalis mengajak para lulusan untuk tetap berkarya dan mencari peluang kerja di Merauke maupun wilayah Papua lainnya, sebagai bentuk kontribusi membangun tanah Papua.

Ia menilai Papua masih memiliki banyak peluang kerja dan ruang pengembangan sumber daya manusia, namun perlu diimbangi dengan kesiapan serta kemauan generasi muda Papua untuk terlibat aktif dalam dunia kerja.

Menurutnya, hingga saat ini arus masuk tenaga kerja dari luar Papua masih cukup besar, sementara banyak anak asli Papua yang memiliki pendidikan dan keterampilan justru belum terserap secara maksimal.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Selatan terus mendorong pemberdayaan sumber daya manusia orang asli Papua agar mampu bersaing dan menjadi tuan di negeri sendiri.

“Kita ingin anak-anak asli Papua yang sudah menyandang gelar sarjana benar-benar diberdayakan dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Paskalis berharap para wisudawan asal Pegunungan Tengah dapat memanfaatkan peluang kerja yang tersedia di Merauke dan wilayah Papua Selatan lainnya.

“Setelah selesai kuliah, tetaplah berkarya di tanah Papua. Bangun daerah ini bersama-sama,” pungkasnya.

Penulis: Jamal Y.Bwariat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!