Wabup Arnold Nam Resmikan Dua Gereja, 50 Jiwa Dibaptis Dengan Sukacita di Distrik Pamek

Wakil Bupati Pegunungan Bintang, Arnold Nam, S.AP, bersama rombongan pejabat legislatif dan tokoh masyarakat, tiba di Bandara Udara Memok.

BATASPAPUA.COM, OKSIBIL — Suasana penuh sukacita dan haru mewarnai Distrik Pamek, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pada Rabu (27/8/2025). Wakil Bupati Pegunungan Bintang, Arnold Nam, S.AP, bersama rombongan pejabat legislatif dan tokoh masyarakat, tiba di Bandara Udara Memok untuk menghadiri peresmian dua gedung gereja sekaligus pembaptisan 50 orang warga jemaat.

Rombongan Wakil Bupati berangkat dari Bandara Sentani, Jayapura, menggunakan pesawat misi Yajasi sekitar pukul 07.00 WIT. Setibanya di Bandara Memok, kedatangan mereka disambut meriah oleh pemerintah distrik, para kepala kampung, tokoh masyarakat, serta ribuan warga. Iringan tarian adat khas Pegunungan Bintang mengiringi langkah Wakil Bupati dan rombongan, menandai momen sakral penuh nuansa budaya dan iman.

Turut mendampingi Wakil Bupati, anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan Apia Lepitalen, S.IAN, MM, serta Arni Deal, S.P, dan anggota DPRD Pegunungan Bintang Epensius Deal, S.AP, yang juga merupakan Ketua Partai Demokrat. Kebersamaan eksekutif dan legislatif dalam momentum tersebut menjadi simbol kuat persatuan demi pelayanan bagi masyarakat.

Agenda utama kegiatan adalah peresmian Gedung Gereja Jemaat Maranata Memok dan Jemaat Laodikia Barice, yang berada di bawah naungan Klasis Eipa. Selain itu, dilakukan juga pembaptisan 50 jiwa baru—suatu peristiwa iman yang menghadirkan sukacita besar bagi umat Tuhan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Arnold Nam menyampaikan rasa syukur dan penghargaan mendalam kepada seluruh masyarakat.

“Kami hadir di sini sebagai anak dan kader GIDI. Kehadiran ini adalah wujud terima kasih kepada orang tua, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Pegunungan Bintang yang selalu mendukung. Tanpa doa dan dukungan masyarakat, kami tidak mungkin ada di sini,” ungkapnya penuh haru.

Lebih jauh, Arnold Nam memberikan penegasan tegas kepada aparatur pemerintahan, mulai dari kepala distrik, kepala kampung, hingga kepala sekolah dan kepala puskesmas.

“Pelayanan harus dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan. Jangan pulang-pergi Jayapura–Oksibil, sementara rakyat menunggu. Terutama kepala puskesmas, harus berada di tempat agar masyarakat sehat, dan anak-anak bisa sekolah dengan baik,” tegasnya disambut tepuk tangan warga.

Wakil Bupati juga menyinggung kondisi keuangan daerah yang kini ikut terdampak oleh kebijakan efisiensi anggaran dari pusat. Ia mengingatkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk melemahkan pelayanan, melainkan harus menjadi pemacu semangat.

Puncak acara ditandai dengan peresmian resmi dua gedung gereja. Dengan penuh khidmat, Wakil Bupati membuka pintu Gedung Gereja Jemaat Laodikia Barice dan Jemaat Maranata Memok, disertai doa serta ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Momen ini disambut isak haru jemaat yang merasa doanya terjawab setelah sekian lama menantikan rumah ibadah yang layak.

Kehadiran pemerintah daerah bersama DPR Papua Pegunungan di Pamek bukan hanya menjadi peristiwa keagamaan semata, melainkan juga simbol kepedulian dan komitmen untuk terus membangun daerah, dari pusat kota hingga pelosok kampung.

Dengan semangat kebersamaan, Wakil Bupati menutup sambutannya:

“Mari kita jaga rumah Tuhan ini, bukan hanya sebagai bangunan, tetapi sebagai pusat persaudaraan dan kekuatan iman. Dari gereja inilah, kita membangun manusia Pegunungan Bintang yang sehat, berpendidikan, dan takut akan Tuhan.”

Acara kemudian dilanjutkan dengan ibadah syukur bersama seluruh jemaat, tokoh gereja, dan masyarakat, yang menandai hari bersejarah bagi Distrik Pamek—hari di mana iman, budaya, dan pembangunan menyatu dalam harmoni. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!