Wabup Arnold Nam Lantik Pengurus IMPPETANG 2025–2026: Masa Depan Daerah Ada Pada Mahasiswa

Wakil Bupati Pegunungan Bintang Arnold Nam, S.AP menyerahkan bendera IMPPETANG kepada pengurus baru periode 2025-2026 dalam acara pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) se-Indonesia periode 2025–2026.

BATASPAPUA.COM, JAYAPURA — Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) asal daerah dengan menghadiri sekaligus melantik Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) se-Indonesia periode 2025–2026. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Asrama Mahasiswa Pegunungan Bintang, Buper Waena, Jayapura.

Wakil Bupati Pegunungan Bintang, Arnold Nam, S.AP, menghadiri dan melatik langsung para pengurus Ikatan Mahasiswa Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) se-Indonesia periode 2025-2026.

Arnold Nam menekankan pentingnya proses kaderisasi mahasiswa dari tingkat distrik hingga ke level pengurus pusat, sebagai bagian dari upaya mempersiapkan diri untuk kembali membangun tanah kelahiran, Pegunungan Bintang.

“Mahasiswa Pegunungan Bintang setelah selesai studi, harus siap kembali ke distrik masing-masing maupun ke Provinsi Papua Pegunungan untuk mendukung visi-misi pembangunan dari pemerintah kabupaten dan provinsi. Saat ini banyak peluang tersedia, manfaatkan itu dengan baik untuk menentukan masa depan,” tegas Wakil Bupati Arnold Nam.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendataan mahasiswa secara akurat dan akuntabel agar distribusi bantuan pemerintah dapat menjangkau seluruh mahasiswa asal Pegunungan Bintang yang tersebar di enam provinsi se-Tanah Papua. Dalam kesempatan itu, ia pun mengimbau agar seluruh mahasiswa memiliki KTP Pegunungan Bintang, sebagai bentuk identitas dan tanggung jawab terhadap daerah asal.

Lebih jauh, Arnold menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang berkomitmen untuk terus mendukung program kerja IMPPETANG maupun KOMAPO (Komunitas Mahasiswa Pegunungan Papua) yang berada di Jawa dan Bali. Menurutnya, keberadaan organisasi-organisasi tersebut sangat strategis dalam membentuk SDM Pegunungan Bintang yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Dalam momen tersebut, mantan Ketua Umum IMPPETANG, Sepei Kalakmabin, turut memberikan sambutan dan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh mahasiswa dari 34 distrik yang telah memberikan kepercayaan kepadanya selama satu tahun kepemimpinan.

“Kami sudah melaksanakan sejumlah program, dari Rapat Kerja (Raker), HUT IMPPETANG ke-28, syukuran wisuda 36 mahasiswa tingkat S1 hingga S3, penerimaan 347 mahasiswa baru asal Pegubin, seminar, hingga penyelenggaraan Musyawarah Organisasi Mahasiswa (MUSORMA) IMPPETANG ke-IV tahun 2025,” ujarnya.

IMPPETANG juga berhasil menjalin kerja sama strategis dengan lembaga mitra melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), khususnya dalam bidang pembinaan mahasiswa yang dilaksanakan secara rutin tiap tahun.

Sepei mengucapkan terima kasih kepada para tokoh pemerintahan yang telah menjadi mitra dan sponsor utama kegiatan-kegiatan IMPPETANG, termasuk Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana, mantan Wakil Bupati Kris Bakweng Uropmabin, Wakil Bupati Arnold Nam, Ketua I DPRD Yohanes Agustinus Sitokdana, serta para anggota DPRD Pegubin dan Provinsi Papua Pegunungan.

“Kami sudah delapan tahun berproses, dan saat ini IMPPETANG telah kami tata. Harapan kami, pengurus baru dapat menjalankan amanah sesuai AD/ART organisasi yang telah ditetapkan dalam MUSORMA IV,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Sepei Kalakmabin menyampaikan ucapan selamat dan dukungan kepada para pengurus baru IMPPETANG periode 2025–2026 yang telah resmi dilantik.

“Selamat dan sukses atas dilantiknya Pengurus Pusat IMPPETANG sore ini. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Tuhan Yesus menyertai setiap langkah kita untuk memajukan IMPPETANG yang unggul dan berdampak bagi Pegunungan Bintang,” tutupnya penuh harap.

Acara pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas mahasiswa, serta sebagai panggilan moral bagi generasi muda Pegunungan Bintang untuk tidak melupakan akar, dan terus berkontribusi nyata bagi pembangunan tanah leluhur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!