Peringatan HUT ke-23 Kabupaten Pegunungan Bintang, Momentum Perkuat Kolaborasi dan Pembangunan Generasi Muda

Khotbah Kebangkitan Rohani (KKR) dalam rangka syukuran HUT ke-23 Kabupaten Pegunungan Bintang. Foto: Istimewa

BATASPAPUA.COM, OKSIBIL – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pegunungan Bintang diperingati sebagai momen bersejarah bagi masyarakat Ok-Mek-Min, yang menandai pengakuan resmi daerah ini sebagai kabupaten pada 12 April. Peringatan tersebut dirayakan secara meriah oleh Pemerintah Daerah bersama organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat di dua lokasi utama serta di rumah-rumah ibadah di seluruh wilayah.

Puncak perayaan yang berlangsung pada Minggu (12/4/2026) di Lapangan Terbuka Oksibil dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai distrik. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Gabungan Masyarakat Kristen Indonesia (GAMKI), Organisasi Pancasila, Pemuda Katolik, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Acara syukur diisi dengan Khotbah Kebangkitan Rohani (KKR) yang dipimpin oleh Pendeta Alpons Yeimo, sebagai bentuk penguatan nilai spiritual dalam pembangunan daerah.

Mewakili Pemerintah Daerah, Wakil Bupati Pegunungan Bintang, Arnold Nam, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

“Momentum ini menjadi ajakan bagi kita semua, khususnya organisasi kemasyarakatan, untuk bersama-sama menyelamatkan generasi muda dari berbagai penyakit sosial yang ada di tengah masyarakat,” ujarnya.

Wakil bupati du dampingi Sang kekasihnya. Ny Osin Nam Trukna
Wakil bupati du dampingi Sang kekasihnya. Ny Osin Nam Trukna

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah telah berjalan secara berkelanjutan sejak masa kepemimpinan almarhum Dr. Welington Wenda bersama Dr. Theodorus Sitokdana hingga saat ini, dan membutuhkan dukungan semua pihak.

“Kita harus saling mendukung tanpa rasa gengsi, karena kita semua adalah anak daerah yang memiliki tanggung jawab untuk membangun Pegunungan Bintang,” tegasnya.

Wakil Bupati juga mengakui masih adanya tantangan pembangunan, khususnya di sektor transportasi yang sebagian besar masih mengandalkan moda udara. Namun demikian, ia menekankan pentingnya tetap memiliki visi dan semangat untuk maju.

“Kita boleh bermimpi besar dan merencanakan masa depan, meskipun berada di wilayah dengan karakteristik pegunungan. Semua upaya harus terus didorong demi kemajuan daerah,” tambahnya.

Acara syukur diisi dengan Khotbah Kebangkitan Rohani (KKR) yang dipimpin oleh Pendeta Alpons Yeimo, sebagai bentuk penguatan nilai spiritual dalam pembangunan daerah.
Acara syukur diisi dengan Khotbah Kebangkitan Rohani (KKR) yang dipimpin oleh Pendeta Alpons Yeimo, sebagai bentuk penguatan nilai spiritual dalam pembangunan daerah.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat pelestarian budaya daerah, terutama setelah dilakukannya pemetaan wilayah adat, sebagai bagian dari menjaga identitas masyarakat Ok-Mek-Min.

Sementara itu, Ketua Terpilih DPD KNPI Kabupaten Pegunungan Bintang, Ferry Tengket, menyampaikan dukungan penuh terhadap rangkaian kegiatan HUT ke-23. Ia menegaskan komitmen KNPI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pembinaan generasi muda.

“Kami menyambut baik perayaan ini sebagai momentum untuk memperkuat peran pemuda. Meskipun terdapat berbagai kendala, kami tetap berkomitmen untuk menyukseskan kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa KNPI telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah ibadah dan instansi terkait, guna memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Ferry Tengket, ketua terpilih DPD KNPI
Ferry Tengket, ketua terpilih DPD KNPI

“Kami mengajak seluruh pemuda di 34 distrik untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah dan memperbaiki moralitas generasi muda ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

Rangkaian perayaan HUT ke-23 ini juga diisi dengan kegiatan ibadah bersama serta akan dilanjutkan dengan kegiatan KKR pada hari berikutnya. Partisipasi aktif dari gereja dan masjid menjadi wujud nyata kebersamaan dalam membangun Pegunungan Bintang.

Sebagai penutup, KNPI menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-23 kepada Kabupaten Pegunungan Bintang serta menegaskan kesiapan untuk terus mendukung visi dan misi Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Penulis: Aquino Ningdana
Editor: Jam’s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!