Bupati Spei Yan Bidana dan Yayasan YAMAPA foto bersama peserta pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
BATASPAPUA.COM, OKSIBIL — Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang melalui Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar bekerja sama dengan Yayasan Alfa Mandala Papua (YAMAPA) menyelenggarakan pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) selama enam hari. Kegiatan ini berlangsung di Kantor YAMAPA, Kompleks Pasar Sentral Oksibil, Distrik Kalomdol, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Senin (21/7/2025).
Pelatihan ini berfokus pada penguasaan program Microsoft Word, Excel, dan penggunaan Internet Explorer, serta diikuti oleh lebih dari 30 guru Sekolah Dasar yang berasal dari 15 SD di sekitar Kota Oksibil, antara lain:
Peserta pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST., M.Si, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Hengki Bidana, S.Sos., M.Sos, mewakili Kepala Dinas, Geraldus Bidana, S.Pd., M.Pd, serta Direktur YAMAPA, Marthinus Kakyarmabin.
Dalam sambutannya, Bupati Spei Bidana mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Yayasan YAMAPA. Ia menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi kemajuan daerah.
“Kita harus bersama-sama membangun SDM Pegunungan Bintang yang berkualitas agar daerah ini maju dan masyarakat dapat merasakan kesejahteraan,” ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan bahwa tantangan utama dalam membangun SDM adalah melawan kemalasan dan meningkatkan kesadaran diri.
“Tinggalkan rasa malas dan sikap apatis. Pemerintah terus berupaya mendukung kebutuhan masyarakat, namun kemajuan tidak akan tercapai tanpa kesadaran dari dalam diri kita sendiri,” tambahnya.
Direktur YAMAPA, Marthinus Kakyarmabin, menyampaikan bahwa yayasan yang dikelola oleh putra-putri asli Pegunungan Bintang ini memiliki fasilitas pendidikan, komputer, dan bahasa asing yang telah terbangun hingga 95 persen.
“Kami terbuka untuk bekerja sama dengan siapa pun—baik individu, komunitas, maupun instansi pemerintah—dalam penyelenggaraan pelatihan dan kegiatan pendidikan lainnya. Fasilitas kami siap digunakan untuk mendukung dunia pendidikan di Pegunungan Bintang,” ujar Marthinus.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, YAMAPA akan melengkapi sarana pendukung tambahan demi meningkatkan layanan pendidikan di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Hengki Bidana, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan agar tenaga pendidik mampu mengoperasikan komputer dengan baik, khususnya dalam hal penginputan data sekolah.
“Banyak terjadi kesalahan data di sistem DABODIK karena keterbatasan pemahaman teknis dari para guru. Dengan pelatihan ini, kami harap mereka mampu menginput data siswa dan sekolah secara akurat dan efisien, sehingga menciptakan SDM unggul dan berkualitas,” tutup Hengki. (AL/ADM)
Tinggalkan Balasan