Makam Theys Hiyo Eluay Akan Dipindahkan Pemerintah Untuk Pembangunan Taman Kota
BATASPAPUA.COM, SENTANI – Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura dalam waktu dekat ini akan memindahkan makam Dortheys Hiyo Eluay.
Pemindahan makam tokoh besar orang Papua itu dilakukan pemerintah dalam rencana upaya pembuatan taman kota guna memperindah wajah Kota Sentani.
Pembangunan taman kota itu akan dilakukan di lokasi makam Theiy H Eluay di pertigaan lampu merah (traffic light) jalan masuk Bandara Sentani.
Penjabat (Pj) Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo membenarkan rencana tersebut.
“Memang kami akui rencana untuk pemindahan makam ini. Bnyak pihak yang mendukung dan ada juga menolak, tetapi pada intinya pemerintah daerah mau memberikan yang terbaik khusus dalam sektor penataan kota berkelanjutan,” katanya, Rabu (7/5/2025).
Menurutnya, pemerintah daerah tidak ada maksud apapun dalam pemindahan makam Theys H Eluay, hanya ingin Kota Sentani lebih modern dan maju penataannya dari saat ini.
“Terkait rencana pemindahan itu, dalam rangka penataan kota dan berharap lebih baik dan menarik sehingga rencana pengembangan Sentani dapat berjalan sebagaimana yang telah direncanakan,” ujarnya.
Triwarno menjelaskan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan berbagai pihak dalam rencana pemindahan makam They H Eluay.
“Kami sudah menggelar pertemuan beberapa waktu lalu untuk bagaimana rencana pemindahan berjalan mulus dan mendapat dukungan semua pihak terutama keluarga,” katanya.
Dirinya juga mengatakan, lokasi makam Theys H Eluay tersebut sangat strategis dan bisa dimanfaatkan sebagai taman kota, serta alun-alun dan akan menjadi pusat keramaian dan aktivitas masyarakat Kabupaten Jayapura.
“Makam rencana akan dipindahkan ke Obhe Heleybhey Wabouw (rumah adat) masyarakat Kampung Sereh sebagaimana hasil pertemuan dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Ondofolo Kampung Sereh yang juga anak kandung dari almarhum Theys H Eluay, Yanto Eluay, mengaku makam ayahandanya memang rencanakan untuk dipindahkan.
“Makam akan dipindahkan ke Obhe (rumah adat) Kampung Sereh di Sentani sebagaimana pesan terakhir bapak (ayah) sewaktu masih hidup,” pungkasnya.
(redaksi/BP)










Tinggalkan Balasan