Lantik Kepala OPD dan Kepala Distrik, Bupati Spei Berikan Ultimatum!

BATASPAPUA.COM, OKSIBIL – Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST., M.Si, melantik sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Distrik se-Kabupaten Pegunungan Bintang.

Pelantikan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Pegunungan Bintang, pada Rabu, (5/3/2025).

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (PLT). Dalam kesempatan itu juga, Bupati Spei secara simbolis menyerahkan SK PLT kepada perwakilan Kepala OPD dan Kepala Distrik.

Bupati Spei secara simbolis menyerahkan SK PLT kepada perwakilan Kepala OPD dan Kepala Distrik.
Bupati Spei secara simbolis menyerahkan SK PLT kepada perwakilan Kepala OPD dan Kepala Distrik.

Dalam sambutannya, Bupati Spei menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik akan dievaluasi dalam tiga hingga enam bulan ke depan. Jika ada yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik, maka akan diganti.

“Saya hanya memberikan SK Pelaksana Tugas (PLT) karena saya ingin melihat progres kerja dalam beberapa bulan ke depan. Jika ada yang tidak berada di tempat untuk melayani masyarakat, maka akan saya ganti,” tegasnya.

Bupati juga menekankan bahwa tidak ada OPD yang lebih baik atau lebih buruk, karena semua memiliki peran penting dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Saya ingin sampaikan bahwa tidak ada OPD yang baik atau jelek. Semua memiliki fungsi masing-masing untuk melayani rakyat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Spei mengingatkan kepada para Kepala Distrik untuk berkoordinasi dengan Kepala Sekolah, Kepala Puskesmas, dan Kepala Desa agar pelayanan dasar untuk masyararakat dapat berjalan dengan baik.

“Presiden sudah menginstruksikan bahwa dana desa harus digunakan secara efektif. Satu miliar rupiah harus digunakan untuk satu program agar hasilnya terlihat nyata,” ujarnya.

Bupati petahana itu juga kembali meminta seluruh Kepala Dinas harus aktif berkantor setelah dilantik. Ia mengatakan untuk meningkatkan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang akan menerapkan sistem absensi digital.

“Kami harus punya target bersaing dengan kabupaten lain. Mulai besok, Kepala Dinas sudah harus berkantor, dan kita akan menggunakan absensi digital untuk mengontrol kehadiran ASN,” tandasnya.

“Ini bukan untuk membentuk militerisme, tetapi untuk melatih kedisiplinan agar kita bisa maju ke depan,” tambahnya.

Terkait kebijakan ekonomi daerah, Bupati Spei menekankan pentingnya Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Program ini sangat bagus untuk pertumbuhan ekonomi dan PAD kita. Semua pihak harus bersatu mendukungnya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar daerah tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD karena efisiensi anggaran menyebabkan banyak pemangkasan dana. Kita harus bekerja, bertani, dan siap menerima program MBG agar ada peredaran uang di daerah serta pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!