Ini Tampang Homi Heluka, Komandan KKB Batalyon Yamue Ditangkap Aparat

Homi Heluka, Komandan KKB Wilayah Yamue, Yahukimo yang berhasil diringkus Aparat.

BATASPAPUA.COM, YAHUKIMO – Penangkapan Homi Heluka oleh Satgas Operasi Damai Cartenz menjadi sorotan karena sosoknya selama ini dikenal aparat sebagai buronan prioritas yang diduga memiliki peran penting dalam jaringan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Ia disebut telah lama masuk daftar pencarian orang (DPO) dan kerap berpindah lokasi untuk menghindari pengejaran aparat.

Homi Heluka merupakan Komandan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Yamue, yang ditangkap pada Jumat (20/02/2026) siang, sekitar pukul 11.00 WIT di kawasan dekat Kantor DPR Yahukimo.

Homi tidak diamankan seorang diri. Aparat juga menangkap seorang anggota kelompoknya bernama Dortius alias Doli. Setelah penangkapan, keduanya langsung dibawa ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan intensif guna pendalaman peran dan jaringan yang terlibat.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, membenarkan keberhasilan operasi tersebut. Ia menegaskan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap keterlibatan keduanya dalam berbagai aksi kekerasan di wilayah pegunungan Papua.

“Iya, telah kita amankan keduanya di dekat Kantor DPR Yahukimo,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Menurut hasil penyelidikan aparat, nama Homi Heluka berulang kali muncul dalam berbagai kasus kekerasan bersenjata yang terjadi di wilayah Yahukimo dan sekitarnya dalam beberapa tahun terakhir. Rekam jejak tersebut membuatnya dianggap sebagai figur berpengaruh dalam jaringan kelompok bersenjata yang masih aktif.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menegaskan bahwa penangkapan terhadap DPO prioritas seperti Homi merupakan bagian dari strategi penegakan hukum sekaligus langkah preventif untuk menekan eskalasi kekerasan di wilayah pegunungan Papua.

“Penindakan terhadap DPO prioritas ini merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai kekerasan dan mempersempit ruang gerak jaringan yang masih aktif,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Daftar Dugaan Keterlibatan Kasus

Berdasarkan data aparat penegak hukum, berikut sejumlah kasus yang diduga melibatkan Homi Heluka:

  • Penembakan anggota Polri di jalan arah Logpon pada 2022 yang menyebabkan korban meninggal dunia.

  • Pembakaran mobil Sat Binmas di Jalan Paradiso pada 28 Januari 2025.

  • Dugaan keterlibatan dalam pembunuhan seorang warga pendulang emas pada April 2025.

  • Penembakan anggota TNI, Serka Segar Mulyana, pada 16 Juni 2025.

  • Penganiayaan berat terhadap warga sipil serta penembakan terhadap warga bernama Suwono pada 12 Februari 2026.

Aparat menilai deretan kasus tersebut menunjukkan pola aksi kekerasan yang konsisten dan terstruktur. Karena itu, penangkapan Homi Heluka dipandang sebagai langkah penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan bersenjata serta meredam potensi gangguan keamanan di Yahukimo.

Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan operasi penegakan hukum masih akan terus dilakukan terhadap anggota jaringan lain yang diduga terlibat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas keamanan sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman dan normal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!