Gubernur Apolo Safanpo Serahkan 17 Ekor Sapi Kurban untuk Umat Muslim di Papua Selatan

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Agung Dwi Ariyanto, mewakili Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, kepada Ketua PKM Raya Al-Aqsha Merauke, Selasa (26/5/2026).

BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyerahkan 17 ekor sapi kurban kepada umat Muslim di sejumlah wilayah sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap pelaksanaan ibadah kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Agung Dwi Ariyanto, mewakili Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, kepada Ketua PKM Raya Al-Aqsha Merauke, Selasa (26/5/2026).

Dalam keterangannya kepada wartawan usai penyerahan, Agung Dwi Ariyanto mengatakan bantuan hewan kurban tersebut merupakan perhatian Pemerintah Provinsi Papua Selatan kepada masyarakat Muslim di wilayah tersebut.

“Hari ini Bapak Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menyerahkan 17 ekor sapi kurban untuk umat Muslim di Papua Selatan,” ujar Agung.

Ia menjelaskan, dari total 17 ekor sapi kurban tersebut, tiga ekor didistribusikan ke Kabupaten Boven Digoel dan satu ekor ke Bade, Kabupaten Mappi. Sementara sisanya disalurkan ke sejumlah masjid dan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Merauke.

Menurutnya, penyerahan hewan kurban ini bukan hanya bentuk dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan ibadah keagamaan, tetapi juga menjadi wujud penguatan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Penyerahan sapi kurban ini merupakan bentuk keyakinan dan kepedulian kita, khususnya bagi kaum Muslimin dan Muslimat. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari keteladanan yang telah dicontohkan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Tuhan,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat tali persaudaraan dan toleransi antarumat beragama di Papua Selatan.

Penulis: Jamal Y.Bwariat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!