Gubernur Apolo: Pendidikan Karakter sebagai Fondasi Membangun Generasi Papua Selatan
BATASPAPUA.COM. ASMAT – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang utuh dan berkualitas. Penegasan tersebut disampaikan saat meresmikan Asrama Pelajar dan Laboratorium Komputer SMAK Seminari Yohanes Penginjil Asmat, Sabtu (1/8/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Apolo Safanpo menjelaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan di seluruh dunia pada umumnya memiliki dua tujuan utama, yakni memberikan ilmu pengetahuan dan teknologi (knowledge education) serta membekali peserta didik dengan keterampilan (skill education).
Menurutnya, kedua aspek tersebut membentuk kompetensi yang terus dikembangkan oleh berbagai lembaga pendidikan. Namun, lembaga pendidikan keagamaan sejak dahulu memiliki orientasi yang berbeda dengan menempatkan pendidikan nilai sebagai prioritas utama.
“Pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga keagamaan bertujuan membentuk manusia yang jujur, adil, disiplin, serta mampu menghargai dan menghormati sesama. Inilah yang disebut pendidikan nilai atau value education,” ujar Apolo.

Ia menjelaskan bahwa konsep tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menempatkan pendidikan karakter atau pendidikan budi pekerti sebagai bagian penting dalam pembangunan manusia Indonesia.
Menurut Apolo, tujuan pendidikan nasional adalah melahirkan manusia Indonesia yang utuh, yaitu manusia yang memiliki tiga unsur utama secara seimbang, yakni karakter atau budi pekerti, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta keterampilan.
“Manusia yang utuh harus memiliki ketiga unsur tersebut. Jika salah satunya tidak dimiliki, maka belum menjadi manusia yang utuh,” katanya.
Gubernur kemudian memberikan ilustrasi bahwa peserta didik yang memiliki kecerdasan tinggi, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki keterampilan yang baik, tetapi tidak memiliki kejujuran, kedisiplinan, rasa keadilan, maupun sikap menghargai orang lain, belum dapat dikatakan sebagai manusia yang utuh.
Sebaliknya, seseorang yang memiliki karakter baik, rajin beribadah, jujur, disiplin, dan menghormati sesama, namun tidak memiliki pengetahuan maupun keterampilan yang memadai, juga belum memenuhi tujuan pendidikan nasional secara menyeluruh.
Karena itu, menurutnya, pola pendidikan berasrama yang sejak lama diterapkan oleh lembaga pendidikan keagamaan menjadi salah satu model yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.

“Pendidikan berasrama bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter melalui pembiasaan hidup yang jujur, adil, disiplin, serta saling menghargai dan menghormati,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Apolo Safanpo menekankan bahwa sepanjang sejarah peradaban manusia, seseorang dipercaya menjadi pemimpin bukan semata-mata karena kecerdasan intelektual atau kemampuan teknis yang dimilikinya.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat lahir dari integritas, kejujuran, keadilan, kedisiplinan, serta kemampuan menghormati dan menghargai orang lain.
“Orang diberi amanah untuk memimpin bukan hanya karena pintar, tetapi karena memiliki karakter yang baik, jujur, adil, disiplin, serta mampu menghargai dan menghormati sesama,” tutup Gubernur.

Peresmian Asrama Pelajar dan Laboratorium Komputer SMAK Seminari Yohanes Penginjil Asmat diharapkan semakin memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Asmat, tidak hanya dalam peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter generasi muda Papua Selatan yang berintegritas dan berdaya saing.
Penulis: Jamal Y.Bwariat
- Apolo Safanpo
- Asmat
- asrama pelajar
- berita Papua Selatan
- dunia pendidikan Papua
- Gubernur Papua Selatan
- Kabupaten Asmat
- karakter generasi muda
- laboratorium komputer
- Papua Selatan
- Pembangunan Asmat
- Pembangunan Pendidikan
- pembentukan karakter
- pemerintah Papua Selatan
- pendidikan berkualitas
- pendidikan budi pekerti
- pendidikan karakter
- pendidikan keagamaan
- pendidikan nilai
- Pendidikan Papua
- peresmian asrama
- peresmian laboratorium komputer
- Prof Apolo Safanpo
- sekolah berasrama
- sekolah seminari
- SMAK Seminari Yohanes Penginjil Asmat
- sumber daya manusia Papua
- value education










Tinggalkan Balasan