DPR Kota Jayapura Tanggapi Pernyataan Wali kota yang Dinilai Diskriminatif

Max Karubaba, S.E, Wakil Ketua DPR Kota Jayapura.

BATASPAPUA.COM, JAYAPURA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura menyampaikan keprihatinan serius atas pernyataan Walikota Jayapura yang menyebut bahwa demonstrasi yang terjadi selama ini dilakukan oleh “orang gunung”. Pernyataan tersebut dinilai sarat muatan dikotomis yang tidak bijak, berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, dan melukai perasaan sebagian masyarakat.

Wakil Ketua DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, S.E, menyebut bahwa seorang pejabat publik seharusnya berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan, apalagi di ruang publik.

“Setiap kata yang diucapkan oleh pejabat publik harus mencerminkan semangat persatuan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap keberagaman warga Kota Jayapura – baik yang berasal dari pesisir, lembah, maupun pegunungan. Jayapura adalah rumah bersama, bukan milik satu kelompok atau golongan,” tegas Karubaba dalam keterangan persnya yang diterima Bataspapua.com pada, Selasa (17/06/2025).

DPR Kota Jayapura juga menegaskan bahwa demonstrasi adalah hak konstitusional setiap warga negara, sebagaimana diatur dalam UUD 1945 dan UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Tidak sepatutnya aspirasi warga didelegitimasi hanya karena stereotip asal-usul. Hak menyuarakan pendapat adalah bagian dari demokrasi, dan harus dijaga, bukan dicurigai atau dipersempit dengan narasi sosial yang memecah,” tambahnya.

Karubaba berharap agar Walikota Jayapura lebih berhati-hati dan bijak dalam membuat pernyataan publik di masa depan.

“Kami mendorong Bapak Walikota agar lebih elegan dalam berkomunikasi, mengutamakan rekonsiliasi sosial dan memperkuat jalinan persaudaraan antarwarga. Kota ini terlalu berharga untuk dibelah dengan dikotomi sempit,” ujarnya.

DPR Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus menjaga semangat persatuan, keadilan sosial, dan ruang dialog yang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat, guna memastikan Kota Jayapura tetap menjadi ruang damai dan bermartabat bagi semua.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!