Dicopot Dari Jabatan Kepala Dinas, Soleman Kembalikan Aset Negara. Sekda Papua Selatan: Patut Ditiru

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, dalam  kegiatan serah terima jabatan (sertijab) Kepala Dinas Kepemudaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Papua Selatan di ruang rapat lantai III Kantor Gubernur Papua Selatan, Rabu (26/8/2026).

BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, menegaskan bahwa jabatan pemerintahan merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional, bukan sesuatu yang perlu dibanggakan atau dijadikan kepentingan pribadi.

Hal tersebut disampaikan Ferdinandus saat menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Kepala Dinas Kepemudaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Papua Selatan di ruang rapat lantai III Kantor Gubernur Papua Selatan, Rabu (26/8/2026).

Untuk diketahui, pejabat lama, Soleman Yamburmias, digantikan oleh Dominikus Anggawen, selaku (Plt) Kepala Disparekraf yang baru. Sementara Soleman kini menjalankan tugas sebagai Staf Ahli Gubernur Papua Selatan.

Ferdinandus mengatakan, pergantian jabatan merupakan hal yang biasa dalam birokrasi pemerintahan. Menurutnya, seorang pejabat harus memahami bahwa jabatan yang dipercayakan kepadanya pada dasarnya merupakan amanah yang sewaktu-waktu dapat berakhir.

“Jabatan itu ibaratnya hanya pinjaman. Karena itu tidak perlu dibangga-banggakan, yang paling penting adalah bagaimana amanah tersebut dijalankan dengan baik,” ujar Ferdinandus.

Sekda berharap Soleman yang kini jabat Staf Ahli Gubernur dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab barunya secara profesional serta memberikan kontribusi bagi Pemerintah Provinsi Papua Selatan.

Sementara kepada Plt Kepala Disparekraf yang baru, Ferdinandus meminta agar program dan pekerjaan yang telah dilakukan pejabat sebelumnya dapat dilanjutkan. Namun, ia juga mendorong adanya inovasi dan terobosan baru untuk meningkatkan kinerja organisasi.

“Yang sudah baik dilanjutkan, tetapi harus ada juga gebrakan-gebrakan baru. Kita ingin setiap pergantian pimpinan membawa semangat dan peningkatan kinerja,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ferdinandus juga memberikan apresiasi terhadap sikap mantan Kepala Disparekraf yang menyerahkan kembali aset milik pemerintah daerah berupa kendaraan dinas yang selama ini digunakan dalam menjalankan tugas.

Menurut dia, tindakan tersebut merupakan contoh positif yang patut ditiru oleh seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan.

“Saya berharap kepala dinas yang lainnya juga seperti ini. Ini contoh yang baik. Jangan setelah menjabat, semua aset diklaim menjadi barang pribadi,” tegasnya.

Ferdinandus menilai, pengelolaan aset pemerintah harus dilakukan secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Aset yang diberikan kepada pejabat merupakan fasilitas penunjang tugas, sehingga penggunaannya harus dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik.

Lebih lanjut, Ferdinandus meminta kedua pejabat tersebut, baik yang mendapat amanah sebagai Staf Ahli Gubernur maupun Plt Kepala Disparekraf, dapat menjalankan tugas secara profesional dan berpedoman pada aturan.

Ia juga mengingatkan agar pejabat tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan administratif, tetapi mampu menjadi panutan bagi seluruh staf di lingkungan kerja masing-masing.

“Jalankan tugas secara profesional dan sesuai aturan. Jadilah panutan dan teladan bagi bawahan, sehingga seluruh tugas dan tanggung jawab yang diberikan dapat berjalan dengan baik,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Ferdinandus secara khusus mengapresiasi kekompakan dan kebersamaan yang selama ini terbangun di lingkungan Disparekraf Papua Selatan.

Ia berharap suasana kerja yang harmonis tersebut tetap dipertahankan meskipun terjadi pergantian pimpinan.

“Kekompakan yang sudah dibangun di Disparekraf ini harus terus dijaga. Kebersamaan menjadi kekuatan dalam melaksanakan setiap program dan tanggung jawab organisasi,” pungkasnya.

Penulis: Jamal Y.Bwariat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!