Bentrok Mahasiswa Papua VS ORMAS PGN Bali, Belasan Korban Terluka
NONTON SELENGKAPNYA :

BATASPAPUA.COM – Bentrokan pecah antara Ormas Patriot Garuda Nusantara (PGN) Bali dengan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) saat hendak melakukan aksi demo di Simpang Jalan Sudirman, Denpasar, Sabtu (1/4) siang.
Akibatnya, enam orang Ormas PGN dan 13 orang dari AMP mengalami Luka-luka.
Sebelum terjadi bentrokan, puluhan orang dari AMP berkumpul di Gang Teknik, Jalan Dr Goris, dekat Kampus Pariwisata, Universitas Udayana (Unud).
Mereka hendak melakukan aksi demo soal Hak Asasi Manusia (HAM) dan tolak Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua.
Saat bergerak menuju traffic light Simpang Sudirman untuk orasi, rombongan AMP dihadang oleh sekelompok pentolan Ormas PGN. Akibatnya, keributan pecah dan berujung bentrok.
Kapolresta Denpasar, Yugo Pamungkas saat tiba di Lokasi mengatakan, AMP memang sudah ‘langganan’ melaksanakan aksi. Tujuannya, agar eksistensinya tetap diakui.
Perwira melati tiga di pundak ini meminta kepada anggotanya untuk tidak membawa senpi (senjata api). Jajarannya diminta mengikuti komando tentang langkah pengamanan di lapangan.
“Laksanakan pengamanan aksi ini dengan humanis dan berikan pelayanan kepada peserta aksi maupun pengguna jalan atau masyarakat. Kalau ditemukan tindak kekerasan kita laksanakan upaya hukum dan memberikan pertolongan kepada korban,” ujar Yugo Pamungkas.
Pasca bentrok, Para korban dari bentrok dari Ormas PGN pun langsung di bawa ke RS Bhayangkara Trijaya Polda Bali guna mendapatkan perawatan intensif, sedangkan puluhan mahasiswa tersebut kembali ke asrama dengan dikawal Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Made Uder.
(red/BP)










Tinggalkan Balasan