Balai Jasa Kontruksi Wilayah VII Jayapura Gelar Uji Sertifikasi di Papua Pegunungan
BATASPAPUA.COM, WAMENA —Dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Balai Jasa Kontruksi Wilayah VII Jayapura menyelenggarakan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi terampil program vokasi provinsi papua pegunungan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, mulai dari tanggal 8-9 Oktober 2025 di Hotel Baliem Pilamo, Wamena Papua Pegunungan.
Uji Sertifikasi itu secara remi dibuka oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Papua Pegunungan, Tunggul Wijaya panggabean, diikuti oleh Balai Jasa Kontruksi Wilayah VII Jayapura dan seluruh peserta dari 8 Kabupaten.
Usai penutupan, Sekretaris Dinas PUPR Papua Pegunungan, Marthinus Huby menjelaskan, kegiatan sertifikasi ini merupakan bagian dari program vokasi provinsi papua pegunungan dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari yaitu pada tanggal 8 hingga 9 oktober 2025.
” Kami laksanakan uji sertifikasi ini bertujuan untuk memastikan tenaga kerja konstruksi di wilayah papua pegunungan memiliki kompetensi dan keahlian yang terstandardisasi,” jelasnya.
Menurutnya, uji sertifikasi ini penting sebagai implementasi dari undang-undang jasa konstruksi, di mana setiap pekerja konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja.
Dengan adanya sertifikat ini, para tenaga kerja diharapkan dapat lebih profesional, mampu bersaing dan berkontribusi secara maksimal dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur di papua pegunungan.
“Kita lakukan uji sertifikasi di Wamena Ibu Kota Papua Pegunungan, agar anak-anak daerah sendiri bisa mengawasi setiap pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah pusat, provinsi dan delapan kabupaten,” ujarnya.
Marthinus mengungkapkan, langkah yang dilakukan BJK wilayah VII jayapura ini sejalan dengan komitmen pemerintah, khususnya kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR), dalam menyiapkan SDM konstruksi yang unggul dan kompeten demi mendukung percepatan pembangunan nasional, khususnya di papua pegunungan.
Kegiatan seperti ini akan dilakukan setiap tahun, agar generasi papua pegunungan yang terdiri dari delapan kabupaten bisa memahami, dan bisa mengawal semua program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah papua pegunungan/ dan juga delapan kabupaten.
Sementara itu, perwakilan dari peserta Irius Wenda menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada balai jasa konstruksi wilayah VII jayapura dan pemerintah provinsi papua pegunungan, atas penyelenggaraan kegiatan ini sehingga bisa men gikuti uji sertifikasi untuk anak-anak papua pegunungan.
“Kami sangat berterima kasih karena banyak materi yang kami terima dalam uji sertifikasi ini, karena selama ini tidak ada seperti ini,” ujarnya.
Ia berharap, kegiatan seperti ini harus setiap tahun harus dilakukan karena ini sangat penting bagi 8 kabupaten, papua pegunungan, agar benar-benar memahami dalam pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat sampai dengan ke daerah. (*)










Tinggalkan Balasan