TNI-Polri Berhasil Tembak Mati 1 Anggota KKB Papua di Yahukimo, 2 Lainnya Dilumpuhkan

YouTube player

BATASPAPUA.COM – JAYAPURA, – Satgas Yonif 7 Marinir bersama Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 berhasil menembak mati satu Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan dua lainnya ditangkap.

Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di Kali Brasa, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada, Kamis (22/2/2024).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Bayu Suseno, Jumat (23/2), menyebutkan proses penegakan hukum kepada KKB ini merupakan tindak lanjut dan respon gangguan penembakan pesawat Wings Air.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan menjelaskan peristiwa berawal sekitar pukul 12.05 WIT, aparat mendapat laporan dari warga yang melihat adanya sejumlah orang bejalan mendekati areal bandara Nop Goliat sambil menenteng senjata.

“Mereka melihat ada sekelompok orang yang menenteng senjata sedang mendekati areal bandara, atas laporan tersebut prajurit yonif 7 Marinir lalu melakukan pengecekan dengan menggunakan drone,” ungkap Letkol Chandra.

Sadar bahwa markas mereka telah diawasi, KKB Papua dan prajurit Marinir terlibat kontak tembak

“Akibat kontak tembak 1 anggota KKB berhasil kita lumpuhkan, kita juga berhasil menangkap 2 orang lainnya, sedangkan anggota KKB sisanya berhasil kabur,” ujarnya.

Dari hasil penangkapan ini, aparat menemukan beberapa barang bukti berupa 74 Butir Amunisi Cal.5.56 dan 2 Buah Magasen SS1, Uang tunai berjumlah 3 juta 50 ribu, 1 Solar Cell, Noken Bintang Kejora, 2 HP Oppo, 1 HP Nokia, 1 kunci inggris, 2 kepala cas, 1 Kabel Tipe C, serta barang bukti lainnya.

Kasatgas Ops Damai Cartenz 2024, Kombes Faizal Rahmadani mengatakan kedua orang yang diamankan aparat diketahui berinisial MH dan BGE yang masih berusia 15 tahun dan diduga masih menyandang status sebagai pelajar di salah satu Sekolah di Distrik Dekai.

“Dua orang yang kita amankan yakni, M.H (15), dan B.G.E (15) yang masih berstatus pelajar, sementara Identitas satu terduga anggota KKB yang tewas saat kontak tembak terjadi, masih dalam penyelidikan petugas” ungkap Kombes Faizal, Jumat (23/2/2024). **

(redaksi/bp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!