Gubernur Fakhiri Dukung Penuh World Press Freedom Day 2026 di Jayapura

Panitia pelaksana World Press Freedom Day (WPFD) bertemu Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri. Foto: Istimewa

BATASPAPUA.COM, JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua menyatakan komitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan World Press Freedom Day (WPFD) yang dijadwalkan berlangsung pada 4–5 Mei 2026 di Kota Jayapura.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi sekaligus mitra strategis dalam pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi fasilitas maupun koordinasi lintas sektor demi suksesnya kegiatan ini,” ujar Fakhiri di Jayapura, Rabu (8/4).

Menurutnya, penyelenggaraan WPFD di Papua menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara pemerintah dan insan pers dalam menghadirkan informasi yang edukatif, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana WPFD 2026, Jean Bisay, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Papua. Ia menilai komitmen pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam menyukseskan agenda tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Bapak Gubernur. Ini menjadi energi besar bagi panitia dalam mempersiapkan kegiatan yang berkualitas,” kata Bisay.

Ia menjelaskan, WPFD 2026 di Jayapura akan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Papua, termasuk mahasiswa serta insan pers dari beragam platform media. Keterlibatan lintas daerah tersebut diharapkan dapat memperkaya diskusi sekaligus memperkuat jaringan kolaborasi antara media, pemerintah, dan para pemangku kepentingan.

Selain itu, kegiatan ini direncanakan turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah pusat, termasuk Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria. Kehadiran tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif terkait perkembangan dunia pers serta tantangan transformasi digital di Indonesia.

Panitia optimistis, dengan dukungan berbagai pihak, pelaksanaan World Press Freedom Day 2026 di Papua akan berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi perkembangan pers dan pembangunan daerah. (JAM’S/ADM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!