Pelayanan Imunisasi Digelar di Perbatasan Oksop, Dinkes Pegubin dan Satgas Pamtas Perkuat Layanan Kesehatan
BATASPAPUA.COM, OKSIBIL – Dalam upaya memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan, Bidang Penyuluhan dan Pemberdayaan Kesehatan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Bintang bekerja sama dengan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 751/VJS Kodim 751/VNB menggelar pelayanan imunisasi bagi anak usia 0–5 tahun di Kampung Atenar dan Bumbakon, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat hingga Sabtu, 7 Maret 2026 ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pelayanan pemerintahan, kesehatan, dan pelayanan dasar bagi masyarakat setelah sempat terganggu akibat kondisi keamanan di wilayah tersebut.
Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Bintang, Wilem Nukaipra, Amd.Kep., mengatakan kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan Satgas Pamtas merupakan langkah strategis untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap menjangkau masyarakat di daerah perbatasan.
“Selain memberikan pelayanan imunisasi, kegiatan ini juga mempererat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat sehingga hubungan tetap harmonis dan aktivitas pemerintahan dapat kembali berjalan optimal,” ujarnya.
Wilem menjelaskan, program imunisasi tersebut merupakan bagian dari visi “Sehat” yang dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Bintang sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang menjadi fondasi utama pembangunan daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, khususnya Satgas Pamtas Yonif 751/VJS, yang turut memastikan keamanan serta kelancaran pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan.
Dalam kegiatan tersebut, tim juga membagikan makanan bergizi serta bantuan bahan pokok kepada anak-anak penerima imunisasi sebagai bentuk perhatian sosial sekaligus dukungan terhadap pemenuhan gizi masyarakat.
Sementara itu, Komandan Pos Satgas Pamtas Yonif 751/VJS, Letnan Satu Inf Prio Nasa, menyampaikan bahwa kondisi keamanan di wilayah perbatasan Distrik Oksop saat ini relatif aman sehingga pelayanan pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan dapat kembali berjalan dengan baik.
“Keamanan yang stabil memungkinkan pelayanan publik berjalan lancar. Kami mengajak seluruh komponen masyarakat dan aparat terkait untuk terus bersinergi mendukung percepatan pembangunan di wilayah perbatasan,” katanya.
Lettu Prio menekankan pentingnya percepatan layanan publik di distrik-distrik guna mengatasi ketertinggalan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting agar anak-anak dan masyarakat kembali merasakan pelayanan kesehatan serta pembangunan secara utuh,” tambahnya.
Kegiatan pelayanan imunisasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Pemerintah Distrik Oksop, Yosias Kakyarmabin, bersama tokoh masyarakat setempat. Mereka berharap pelayanan kesehatan dan pembangunan dapat berjalan normal dan berkelanjutan sehingga masyarakat dapat hidup sehat serta menjalankan aktivitas tanpa hambatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan fondasi kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan semakin kuat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas pemerintahan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Program ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pihak terkait dalam menjaga keamanan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat. (*)
- Bupati Pegunungan Bintang
- Dinas Kesehatan Pegunungan Bintang
- Imunisasi anak 0-5 tahun
- Imunisasi anak Papua
- Kampung Atenar
- Kampung Bumbakon
- Kesehatan masyarakat Papua
- Kodim 751/VNB
- Oksop
- Pegunungan Bintang
- Pelayanan dasar masyarakat Papua.
- Pelayanan kesehatan distrik Oksop
- Pelayanan kesehatan perbatasan
- Pembangunan perbatasan Papua
- Pemulihan pelayanan kesehatan Papua
- Program imunisasi Papua
- Program kesehatan Papua
- Satgas Pamtas Yonif 751/VJS
- Sinergi TNI dan pemerintah daerah
- TNI bantu pelayanan kesehatan










Tinggalkan Balasan