Bupati Spei Yan Bidana, ST,M.Si didampingi Wakil Bupati Arnold Nam, S.AP, Ketua TP PKK Susana Maria Apaseray, S.IP dan Wakil Ketua TP PKK Novel Trukna saat memotong kue Ulang Tahun Kabupaten Pegubin ke-22 di halaman Kantor Bupati Pegunungan Bintang, Sabtu, (12/04/2025).
BATASPAPUA.COM,OKSIBIL – Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 dengan penuh semangat dan warna yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Setiap tanggal 12 April menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Bumi Okmin, nama penuh makna yang disematkan kepada wilayah yang berada di jantung Pegunungan Papua ini. Namun, peringatan HUT ke-22 tahun ini memiliki arti tersendiri, yakni tahun kebangkitan sosial budaya, pendidikan, dan sains.
Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST., M.Si., yang dikenal sebagai pemimpin visioner dan dekat dengan masyarakat, mencanangkan tahun 2025 sebagai Tahun Kebangkitan Sosial Budaya, Pendidikan dan Sains. Pencanangan ini tidak hanya berhenti sebagai slogan semata, tetapi dibuktikan secara nyata melalui keterlibatan langsung Bupati Spei bersama lintas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Organisasi Kepemudaan (OKP), Organisasi Masyarakat (ORMAS), hingga masyarakat umum dalam aksi bersih-bersih kota Oksibil. Mereka turun ke lorong-lorong kota dan rumah-rumah warga dalam semangat gotong royong yang membakar semangat kebersamaan.
Puncak acara perayaan HUT ke-22 Kabupaten Pegunungan Bintang berlangsung di halaman Kantor Bupati, Jalan Kukding, Oksibil. Acara dimulai dengan ibadah syukur yang khusyuk, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari para tokoh daerah, serta atraksi seni dan budaya seperti bela diri, promosi Bahasa Inggris, tarian adat, dan pertunjukan akustik tradisional.
Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST., M.Si dan Wakil Bupati Arnold Nam.
Kehadiran Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST., M.Si dan Wakil Bupati Arnold Nam disambut dengan tepuk tangan meriah dan penuh antusiasme dari seluruh lapisan masyarakat yang hadir. Suasana penuh persaudaraan dan kekeluargaan terasa kental saat anak-anak sekolah, para pemuda, dan masyarakat adat menyambut para pemimpin daerah mereka dengan tradisi dan yel-yel khas Pegunungan Bintang.
Dalam sambutannya, Bupati Spei menyampaikan penghargaan dan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi membangun dan memajukan kabupaten ini selama dua dekade terakhir. Beliau juga menekankan pentingnya memelihara semangat gotong royong dan kerja keras sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
“Kita bersyukur kepada Tuhan yang telah menciptakan manusia dan alam Pegunungan Bintang yang kaya dan agung. Cuaca cerah hari ini adalah tanda penyertaan-Nya bahwa kita siap melangkah menuju kabupaten yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ucap Bupati Spei dalam pidato yang sarat akan semangat, humor, dan kedekatan dengan rakyat.
Perayaan HUT ke-22 ini juga ditandai dengan peluncuran berbagai program strategis di bidang seni dan budaya. Pemerintah daerah telah mencanangkan kebangkitan budaya sebagai landasan pembangunan karakter dan identitas masyarakat Pegunungan Bintang.
Tarian Adat memeriahkan semarak HUT ke-22 Kabupaten Pegunungan Bintang.
Beragam lomba digelar sejak awal bulan, diperkaya oleh rangkaian pertunjukan yang melibatkan siswa-siswi dari tingkat Sekolah Dasar hingga mahasiswa Universitas Okmin Papua. Dari lomba-lomba tradisional yang sarat nilai budaya, pertunjukan seni, hingga kompetisi sains dan lomba modern, semuanya menjadi panggung untuk menampilkan talenta terbaik anak-anak muda Pegunungan Bintang. Lomba-lomba itu antara lain lomba paduan suara, tari tradisional, akustik, hingga permainan lokal seperti oksal dan jimne yang bertujuan membangkitkan kembali seni budaya asli Pegunungan Bintang.
“Kita harus kembali pada akar budaya masing-masing suku. Identitas budaya adalah kekuatan kita untuk menyiapkan generasi tangguh yang mampu membangun dirinya, keluarganya, kabupaten, bahkan dunia,” tegas Bupati.
Selain kebangkitan budaya, Bupati juga mencanangkan kebangkitan olahraga sebagai bagian dari pola hidup sehat dan prestasi daerah. Ia menegaskan bahwa olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga fondasi kesehatan masyarakat.
Menurut Bupati Spei, kiprah Kabupaten Pegunungan Bintang dalam dunia olahraga pun turut memberikan kebanggaan tersendiri. Kehadiran kembali tim sepak bola kebanggaan masyarakat Okmin, Persatuan Sepak Bola Seluruh Pegunungan Bintang (PERSIGUBIN), yang kini berlaga di Liga 4 Approv Zona Regional Papua Pegunungan musim 2024/2025, hingga telah menorehkan sejarah dengan lolos ke Liga 4 Zona Papua Pegunungan dan akan mewakili daerah dalam laga di Bali pada 21 April mendatang.
Persigubin Ukir Sejarah: Juara Perdana Liga 4 Papua Pegunungan, Hadiah Terindah untuk HUT ke-22 Kabupaten Pegunungan Bintang.
Hal ini menjadi hadiah manis tersendiri dalam perayaan ulang tahun kali ini. Upaya membangkitkan kembali semangat olahraga ini merupakan bagian dari visi Bupati Spei dalam membangun karakter dan kebanggaan masyarakat melalui olahraga.
“Olahraga adalah kehidupan. Setiap orang harus bergerak, bekerja, menanam, membersihkan lingkungan, dan menjaga tubuh tetap sehat. Itu juga olahraga,” ujar beliau.
Ia menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan nyata, baik dalam bentuk doa, semangat, maupun bantuan finansial guna mendukung logistik tim seperti konsumsi, akomodasi, dan motivasi. “Ini dari kita, untuk kita,” tegasnya.
Dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan, Bupati menyampaikan pencapaian yang signifikan. Salah satunya adalah kehadiran Universitas Okmin Papua yang telah menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia di wilayah Pegunungan Bintang.
Dengan semangat membangun dari kampung, pemerintah daerah telah mengirimkan ratusan pemuda-pemudi untuk menempuh pendidikan tinggi di berbagai bidang. Tahun ini, setidaknya tujuh orang anak asli daerah akan menyelesaikan pendidikan kedokteran, disusul dengan lebih dari dua ratus guru dan perawat yang akan kembali mengabdi di kampung-kampung mereka.
“Kita tidak bisa hanya tinggal di Oksibil. Semua harus pulang dan membangun dari kampung. Itulah misi kita. Anak-anak harus belajar serius, guru harus berinovasi, kepala kampung harus bergerak. Hanya dengan cara itu kita bisa mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” tutur Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam mendukung kemajuan daerah.
“Bupati hanya komando. Tapi yang menggerakkan daerah ini adalah kita semua. Tidak boleh mengeluh, tidak boleh menyerah. Harus kerja dan berpikir maju.”
Kakanwil Kemenkum Provinsi Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, SH,M.Si menyerahkan Sertifikat Hak Cipta dari lagu Mars Pegunungan Bintang kepada Bupati Spei Yan Bidana, ST,M.Si di sela-sela perayaan HUT Kabupaten Pegunungan Bintang ke-22 di Halaman Kantor Bupati, Sabtu (22/04/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi atas terciptanya Mars dan Himne Pegunungan Bintang yang dinilai memiliki nilai estetika dan kultural tinggi. Ia mengarahkan agar lagu-lagu tersebut didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan dipublikasikan secara luas sebagai bentuk promosi identitas daerah.
Ia pun menutup sambutan dengan seruan untuk terus menjaga lingkungan dengan menanam pohon, bunga, dan tanaman pangan lokal yang tidak hanya memberikan oksigen tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Tanah kita adalah sumber air dan kehidupan bagi banyak orang di bawah sana. Dari Pegunungan Bintang mengalir air ke Bovendigul, Mappi, Waropen, Biak, bahkan hingga ke Merauke. Kita adalah rahim yang menghidupkan banyak jiwa. Maka, jaga dan tanamlah kehidupan itu,” pungkasnya.
Perayaan HUT ke-22 ini ditutup dengan penampilan seni dari berbagai kelompok masyarakat, pertunjukan musik dan tari, serta deklarasi komitmen bersama untuk terus mendukung pembangunan Pegunungan Bintang di masa mendatang.
Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk umat GIDI Pegunungan Bintang yang telah menyediakan waktu dan tenaga dalam mendukung rangkaian acara, serta tim teknis yang telah memastikan kualitas peralatan suara yang memadai.
“Mari kita bangkit bersama. Semua yang lebih dan kurang kita serahkan kepada Tuhan. Semoga Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.” tutupnya.
Perayaan akbar ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Anthonius M. Ayorbaba; pencetus Kabupaten Pegunungan Bintang yang kini menjadi anggota aktif Majelis Rakyat Papua (MRP), Engelbertus Kasipmabin; Ketua DPRD Gutinus Wasini; Ketua II DPRD Yanus Delka, SE; Perwira Penghubung Kodim 1715 Yahukimo-Pegubin; Kapolres Pegubin; serta mantan Wakil Bupati Kris B. Uropmabin, ST., bersama seluruh kepala OPD dan unsur Forkopimda.
Perayaan ini bukan hanya menjadi peringatan atas usia yang ke-22, tetapi menjadi titik tolak kebangkitan baru bagi Pegunungan Bintang dalam melangkah menuju masa depan yang lebih maju, berbudaya, dan berdaya saing di kancah nasional maupun internasional. (*)
Tinggalkan Balasan