TNI Sita Senjata dan Lumpuhkan Belasan Pimpinan OPM di Sejumlah Daerah di Papua

BATASPAPUA.COM, TIMIKA – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua melalui operasi terukur dan sinergi bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat.

Panglima Kogabwilhan III, Lucky Avianto, menegaskan bahwa situasi aman dan kondusif menjadi syarat utama agar pembangunan di Papua dapat berjalan maksimal dan masyarakat menjalankan aktivitas tanpa rasa takut.

“Kami ingin memastikan mama-mama bisa ke pasar dengan tenang, anak-anak bisa sekolah dengan ceria, dan pembangunan di Papua terus melaju tanpa gangguan,” ujar Letjen TNI Lucky Avianto di Timika.

Menurutnya, setiap operasi yang dijalankan prajurit TNI selalu mengedepankan prinsip proporsionalitas, perlindungan warga sipil, serta pengamanan fasilitas publik. Prajurit juga diminta tetap berpegang pada Rules of Engagement (ROE) dan penghormatan terhadap hukum serta hak asasi manusia.

Sepanjang Januari hingga awal Mei 2026, TNI menghadapi peningkatan eskalasi kekerasan oleh kelompok separatis TPNPB-OPM di sejumlah wilayah rawan Papua. Dalam operasi yang dilakukan secara cepat, taktis, dan berbasis intelijen, aparat berhasil mengamankan puluhan senjata api, ratusan amunisi, senjata tajam, alat komunikasi, alat intai, hingga simbol separatisme berupa Bendera Bintang Kejora.

Selain penyitaan barang bukti, TNI juga berhasil melumpuhkan sejumlah tokoh penting TPNPB-OPM yang disebut terlibat dalam berbagai aksi teror bersenjata di Papua.

Berikut daftar anggota dan pimpinan TPNPB-OPM yang disebut berhasil dilumpuhkan dalam operasi TNI:

  • Yesias Mate – Danlog Kodap IV Soraya.
  • Army Kogoya – Danyon Aluguru Kodap III/Ndugama.
  • Bilip Kobak – Danops Kimpussa Kodap XVI/Yahukimo.
  • Dinus Tigau – Danki Tanah Merah.
  • Manuel Yohanes Aimau – Wadan Ops Kodap IV/Soraya.
  • Hurbianus Murip – Kepala Keuangan Kodap III/D Dulla.
  • Alfon Sorry – Wadan Ops Kodap IV/Soraya.
  • Jeki Murib – Danwil Kodap XVII/Ilaga dan Timika.
  • Ket Gwijangge – Danops Yon Mugi.
  • Lau Gwijangge – Danwil Mugi.
  • Peltu Usmabul – Wadanops Mugi.
  • Serlu Wonimbo
  • Tiga anggota TPNPB-OPM di wilayah Paniai.

Khusus terhadap Jeki Murib, tindakan tegas dilakukan setelah terjadi serangan balik brutal terhadap personel TNI di Desa Pinapa.

Pangkogabwilhan III menegaskan bahwa seluruh operasi dilakukan demi melindungi masyarakat Papua dari ancaman kekerasan bersenjata dan menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua tetap tenang, tidak terprovokasi hoaks, dan bersama-sama menjaga persatuan demi Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” kata Lucky Avianto.

Di akhir pernyataannya, Pangkogabwilhan III juga memberikan penghormatan kepada prajurit TNI yang gugur akibat serangan kelompok separatis bersenjata.

“Pengorbanan mereka adalah bukti nyata cinta tanpa batas kepada NKRI,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!