Kunjungan anggota DPRD Pegunungan Bintang di Distrik Okhiika.
BATASPAPUA.COM, OKSIBIL – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Yanus Delka, SE, bersama Wakil Ketua Komisi C Bidang Pendidikan dan Kesehatan, Jefrin Singpanki, ST, serta Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Perlis Kalakmabin, melakukan kunjungan kerja ke Distrik Okhiika, Jumat (18/07/2025).
Kunjungan itu bertujuan untuk memastikan kondisi keamanan dan pelayanan pemerintahan pasca konflik bersenjata antara TNI/Polri dengan TPNPB-OPM pada tahun 2021 silam.
Konflik tersebut sempat melumpuhkan seluruh aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik di wilayah tersebut selama beberapa tahun terakhir.
Namun, berdasarkan peninjauan ketiga unsur pimpinan DPRD, saat ini situasi keamanan di Okhiika telah kembali kondusif dan masyarakat mulai menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.
“Kondisi keamanan sudah sangat baik. Masyarakat telah kembali beraktivitas seperti biasa. Sekarang yang dibutuhkan adalah kehadiran nyata pemerintah dalam bentuk pembangunan dan pemulihan layanan dasar, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan,” ujar Wakil Ketua II DPRD, Yanus Delka.
Kunjungan anggota DPRD Pegunungan Bintang di Distrik Okhiika.
Dalam kunjungan tersebut, DPRD menyoroti sejumlah capaian dan kekurangan yang masih perlu ditangani. Di bidang kesehatan, telah dibangun Puskesmas pada tahun 2024 lalu yang kini mulai beroperasi. Sementara dari sisi pemerintahan, pelayanan publik sudah mulai berjalan, namun kantor Distrik sebagai pusat administrasi pemerintahan belum tersedia.
“Proses pemerintahan sudah berjalan, tapi kantor Distrik sebagai sentra layanan belum dibangun. Ini menjadi catatan penting kami kepada pemerintah daerah,” kata Jefrin Singpanki.
Kondisi pendidikan juga masih jauh dari kata ideal. SMP Okhiika dan SD Bakon Aip hingga kini masih menggunakan tenda darurat sebagai ruang belajar. Meski demikian, proses belajar-mengajar tetap berlangsung secara aktif berkat semangat para guru dan siswa di tengah keterbatasan.
“Kami apresiasi semangat guru dan anak-anak yang tetap belajar di tengah kondisi darurat. Namun, hal ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah harus segera membangun fasilitas sekolah yang layak,” tambah Perlis Kalakmabin.
DPRD Pegunungan Bintang berkomitmen untuk terus mendorong percepatan pembangunan di wilayah-wilayah terdampak konflik dan mendesak pemerintah daerah agar menjadikan Distrik Okhiika sebagai prioritas dalam program rehabilitasi dan pembangunan ke depan. (AL/ADM)
Tinggalkan Balasan