Tegas!! Wabup Arnold Bongkar Disiplin Bobrok, 8 Dinas Disorot
BATASPAPU.COM, OKSIBIL – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pegunungan Bintang tidak hanya diwarnai seremoni, tetapi juga teguran keras dari Wakil Bupati Arnold Nam, S.AP., terhadap buruknya disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam apel pagi, Senin (13/4/2026), yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Jeni Linthin, SH., M.Si., dan Asisten II Nicolaus Uropmabin, S.IP., M.Si., Wabup secara terbuka membongkar fakta memprihatinkan sedikitnya delapan dinas dinilai tidak menjalankan fungsi secara maksimal.
“Usia 23 tahun itu sudah dewasa. Tapi kalau melihat kondisi kita sekarang, masih jauh dari kata siap. Ini harus jadi tamparan bagi kita semua,” tegas Arnold Nam di hadapan peserta apel.

Ia menyoroti langsung kondisi internal sejumlah dinas yang disebutnya amburadul—mulai dari administrasi yang tidak tertata hingga kantor yang kotor dan tidak terurus. Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya kepemimpinan dan minimnya tanggung jawab.
“Ini bukan lagi soal kekurangan, ini soal kelalaian. Kantor tidak bersih, administrasi berantakan—ini bukti bahwa ada pimpinan yang tidak bekerja,” ujarnya tajam.
Lebih jauh, Wabup menegaskan praktik ASN yang sering meninggalkan tempat tugas tanpa izin tidak akan lagi ditoleransi. Ia menilai kebiasaan tersebut telah merusak sistem pelayanan publik dan mencederai kepercayaan masyarakat.
“Jangan lagi ada yang keluar daerah tanpa alasan jelas. Kita digaji untuk bekerja, bukan untuk hilang dari tanggung jawab,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten akan memberlakukan sistem pembayaran berbasis absensi fisik secara ketat. Tidak ada lagi kompromi bagi ASN yang tidak hadir namun tetap ingin menerima gaji.
“Ini perintah langsung Bupati. Tidak ada absen, tidak ada gaji. Sederhana. Jangan ambil hak kalau kewajiban tidak dijalankan,” katanya dengan nada keras.

Arnold Nam juga mengingatkan bahwa momentum HUT ke-23 seharusnya menjadi titik balik perubahan, bukan sekadar perayaan seremonial tanpa makna.
“Kalau di usia ini kita masih begini, lalu kapan kita mau berubah? Kabupaten ini harus bangkit, bukan jalan di tempat,” ujarnya.
Apel pagi tersebut diikuti oleh sejumlah pimpinan OPD dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang. Di akhir arahannya, Wabup menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang bagi ASN yang tidak disiplin dalam sistem pemerintahan ke depan.

“Kalau tidak siap bekerja dengan aturan, lebih baik mundur. Daerah ini butuh orang yang mau kerja, bukan yang hanya datang ambil gaji,” pungkasnya.
Penulis: Aquino Ningdana
Editor: Jam’s










Tinggalkan Balasan