Sembilan Hari Hilang, Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway Ditemukan Meninggal

Tampak keluarga dan pihak keamanan melakukan evakuasi jasad Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, di kawasan Air Terjun Memti. Foto: Bataspapua.com/Ist

BATASPAPUA.COM, PEGUNUNGAN ARFAK – Perjuangan panjang pencarian Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, akhirnya mencapai titik akhir. Setelah dinyatakan hilang selama sembilan hari akibat terseret arus Sungai Memti di kawasan Air Terjun Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak, jenazah korban berhasil ditemukan pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 11.05 WIT.

Korban ditemukan di sela-sela bebatuan di aliran Sungai Memti, Kampung Sisrang, tidak jauh dari lokasi awal saat ia dilaporkan terpeleset dan hanyut pada Sabtu (18/7/2026).

Penemuan jenazah dilakukan oleh keluarga bersama warga, personel Kepolisian Resor Pegunungan Arfak, TNI, relawan, serta masyarakat setempat yang kembali melanjutkan pencarian secara mandiri setelah operasi pencarian resmi dari Basarnas dihentikan.

Sebelum pencarian dilanjutkan, keluarga korban diketahui melaksanakan prosesi adat sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal dan memohon petunjuk menurut kepercayaan masyarakat adat setempat.

Kronologi Kejadian

Insiden bermula pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIT ketika Yanto Idorway bersama dua rekannya berwisata ke Air Terjun Memti, salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Pegunungan Arfak.

Saat hendak menyeberangi aliran sungai menuju kawasan air terjun, korban diduga terpeleset akibat licinnya bebatuan dan langsung terseret arus sungai yang deras.

Dua rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus membuat korban tidak berhasil diselamatkan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian dan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari.

Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, sebelumnya menyampaikan bahwa laporan resmi diterima pada Sabtu malam sekitar pukul 20.30 WIT dari Kasat Intel Polres Pegunungan Arfak. Sejak saat itu, tim SAR gabungan bersama TNI, Polri, relawan, dan masyarakat melakukan operasi pencarian intensif di sepanjang aliran Sungai Memti.

Namun hingga hari ketujuh pencarian, korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi SAR resmi ditutup sesuai prosedur.

Meski operasi SAR telah dihentikan, keluarga korban tidak menghentikan upaya pencarian. Dengan dukungan masyarakat, aparat kepolisian, relawan, dan warga setempat, pencarian terus dilakukan secara mandiri.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 11.05 WIT ketika jenazah korban ditemukan di sela-sela bebatuan di aliran Sungai Memti.

Setelah ditemukan, personel TNI, Polri, tim SAR, relawan, dan warga segera melakukan proses evakuasi secara hati-hati dari lokasi penemuan menuju tempat yang aman sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Pihak berwenang dijadwalkan memberikan keterangan resmi terkait hasil pencarian dan proses penanganan selanjutnya.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, serta insan penyiaran di Papua Barat yang kehilangan salah satu presenter televisi daerah. Tragedi tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata alam yang memiliki medan dan arus sungai berisiko tinggi.

Penulis: Jamal Y.Bwariat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!