Sejumlah Lembaga Pendidikan Terima Dana Hibah Otsus Papua Selatan

Pemerintah Provinsi Papua Selatan memberikan dukungan dana hibah dari APBD Otonomi Khusus Tahun Anggaran 2025 kepada sejumlah lembaga pendidikan di Papua Selatan. Foto : Jamal/Bataspapua.com.

BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan memberikan dukungan dana hibah dari APBD Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025 kepada sejumlah lembaga pendidikan di Papua Selatan. Penyerahan bantuan itu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan, berlangsung di Aula Hotel Halogen pada Jumat (28/11/2025) .

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safapo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pentingnya penguatan kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk menjamin keberlanjutan pendidikan generasi muda asli Papua. Menurutnya, kolaborasi ini krusial mengingat kendala yang sering dihadapi mahasiswa penerima beasiswa daerah.

“Banyak mahasiswa datang ke kantor, bahkan ke rumah, melapor bahwa mereka tidak bisa membayar SPP. Akibatnya seluruh hak akademik mereka ditangguhkan,” ungkap Gubernur Apolo.

Gubernur menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran SPP terjadi karena tidak sinkronnya jadwal pencairan anggaran pemerintah dengan jadwal pembayaran perguruan tinggi. Pencairan anggaran pemerintah biasanya jatuh pada pertengahan atau akhir tahun, sementara SPP harus dibayar pada Januari-Februari untuk semester genap dan Juni-Juli untuk semester ganjil.

Untuk mengatasi masalah ini, Apolo menegaskan perlunya kebijakan pengecualian bagi mahasiswa yang pembiayaan kuliahnya ditanggung pemerintah daerah.

“Jika ada kebijakan pembayaran pada waktu tertentu, maka perlu ada pengecualian, misalnya bagi mahasiswa penerima beasiswa pemerintah daerah,” katanya.

Berdasarkan pengalamannya sebagai rektor selama dua periode, Apolo pernah menerapkan kebijakan khusus yang memungkinkan pembayaran SPP dilakukan secara kolektif melalui mekanisme keuangan daerah bagi mahasiswa yang dibiayai pemerintah.

Kini, ia telah memerintahkan Dinas Pendidikan untuk menyiapkan Memorandum of Understanding (MoU) dengan seluruh perguruan tinggi di Papua Selatan. MoU tersebut akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mengatur mekanisme teknis pembayaran SPP.

“Pemerintah membantu pembiayaan, dan perguruan tinggi memberikan dispensasi bila dana belum tersedia. Misi kita sama, yaitu membantu anak-anak kita agar kelak mereka dapat membangun daerah,” tegas Apolo.

Sementara itu Ketua Yayasan Raih Impian Tanah Papua, Martha Elisabeth Titihalawa, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemprov Papua Selatan terhadap pembangunan pendidikan.

“Bantuan ini menjadi dorongan penting bagi yayasan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia,” ujarnya.

Hal senada juga di sampaikan Ketua Cabang GMKI Merauke, Natalis Walilo, yang menilai bantuan hibah memberikan dampak signifikan bagi keberlangsungan kegiatan pembinaan mahasiswa.

“Bantuan hibah ini sangat membantu kami organisasi dalam mendukung berbagai kegiatan kemahasiswaan dan pengembangan potensi generasi muda,” ungkapnya. (AL/ADM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!