Sebanyak 44 Pendulang Emas Dievakuasi Aparat Pascaserangan KKB Papua di Kawe, Pegubin
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Sebanyak 44 pendulang emas berhasil dievakuasi dengan selamat dari lokasi Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pascaserangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua yang menewaskan 10 warga sipil pendulang emas.
Evakuasi dilakukan setelah KKB Papua yang menyebut diri sebagai Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XVI Yahukimo menyerang para pendulang emas di wilayah Kawe pada Rabu (20/5/2026). Serangan tersebut memicu kepanikan warga yang bekerja di lokasi pendulangan emas di pedalaman Papua Pegunungan.
Dalam proses penyelamatan, para pendulang emas dievakuasi menggunakan tiga unit long boat melalui jalur Sungai Digoel dari Kampung Kawe menuju Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Selain 44 warga, lima awak long boat turut mendampingi proses evakuasi hingga seluruh rombongan tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanah Merah, Minggu (24/5/2026).
Kedatangan para korban evakuasi langsung mendapat pengawalan dan pelayanan dari Polres Boven Digoel bersama Polsek Kouh serta Satgas Pamtas RI-PNG untuk memastikan kondisi keamanan tetap terkendali.
Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perda Putra memimpin langsung proses penjemputan para pendulang emas di Pelabuhan Iwot Tanah Merah. Aparat kepolisian kemudian melakukan pendataan, pemeriksaan kesehatan, serta menyiapkan tempat istirahat sementara bagi para korban evakuasi.
“Kami memastikan seluruh masyarakat yang tiba mendapatkan pelayanan maksimal, mulai dari pengamanan, pendataan, penyediaan makanan, hingga pemeriksaan kesehatan,” ujar Kapolres.
Sebanyak 33 orang dalam gelombang pertama langsung dijemput menggunakan kendaraan Polres Boven Digoel. Dari jumlah tersebut, dua orang harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Boven Digoel karena kondisi kesehatan yang menurun akibat perjalanan panjang dan situasi pascaserangan.
Sementara itu, gelombang kedua berjumlah 11 orang tiba pada sore hari. Sembilan orang dibawa ke Mapolres Boven Digoel untuk beristirahat dan menjalani pendataan lanjutan, sedangkan dua lainnya mendapat pelayanan medis di RSUD Boven Digoel.
Polres Boven Digoel memastikan seluruh proses evakuasi berlangsung aman dan humanis. Aparat keamanan juga terus meningkatkan koordinasi bersama TNI dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas keamanan di jalur transportasi sungai dan wilayah pedalaman Papua Selatan pascainsiden penyerangan KKB Papua di Kawe. (*)










Tinggalkan Balasan