Saudara Ketua KNPI Tewas Dibacok Dengan Brutal di Timika, Keluarga Ultimatum Polisi 1×24 Jam
BATASPAPUA.COM, TIMIKA — Aksi kekerasan brutal kembali mengguncang Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Seorang pria tewas mengenaskan setelah dibacok di depan deretan ruko di Jalan WR Soepratman (Jl. Petrosea), Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIT.
Korban ditemukan terkapar bersimbah darah dengan luka parah dari bagian pundak hingga leher belakang, diduga akibat serangan senjata tajam. Berdasarkan keterangan warga sekitar, sebelum kejadian terlihat sebuah mobil berhenti di lokasi. Beberapa orang turun dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban, sebelum melarikan diri.
Korban diketahui merupakan saudara kandung Ketua KNPI Mimika, Awen Katagame.
Awen yang tiba di lokasi kejadian mengaku menyaksikan langsung kondisi korban yang sudah tidak bernyawa. Ia mendesak aparat kepolisian segera bertindak cepat dan menangkap para pelaku.
“Hari ini ada kejadian jam 12.00, saya ada di TKP. Setelah saya tiba di sini, kakak saya, kakak kandung saya yang hari ini orang bunuh. Pelaku lari. Saya minta kepada pihak keamanan untuk segera cek pelaku 1×24 jam hari ini, sebelum keluarga bertindak lebih tegas,” tegas Awen di lokasi kejadian.
Awen juga menegaskan, pihak keluarga memberikan batas waktu 1×24 jam kepada aparat penegak hukum untuk menangkap pelaku. Jika tidak, keluarga mengancam akan mengambil langkah sendiri.
“Segera lakukan pelacakan hukum terhadap pelaku. Saya selaku pihak korban menyampaikan hal ini. Kalau tidak, nanti saya akan mengajak keluarga untuk melakukan tindakan tegas di Kabupaten Mimika,” lanjutnya.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Mimika untuk penanganan lebih lanjut. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang kabur usai kejadian.
Insiden ini terjadi di hari yang sama dengan aksi kekerasan lainnya di Mimika, di mana seorang pria dilaporkan tewas akibat serangan anak panah di kawasan Jalan Freeport Lama. Dua peristiwa berdarah dalam satu hari ini memicu kekhawatiran serius terkait situasi keamanan di wilayah tersebut.
Aparat kepolisian didesak segera mengungkap pelaku dan memastikan kondisi tetap kondusif guna mencegah eskalasi konflik di tengah masyarakat.(*)










Tinggalkan Balasan