Rindu Akan Pendidikan, Masyarakat Bangun Sekolah Darurat

NONTON TAYANGAN BERITA SELENGKAPNYA DIATAS
BATASPAPUA.COM – Terhitung sudah satu tahun enam bulan paska konflik yang terjadi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Peristiwa tersebut tepatnya pada bulan september 2021 silam, terjadinya pembakaran terhadap sejumlah bangunan serta fasilitas umum di distrik Kiwirok.
Dampak dari peristiwa itu pun menyebar luas ke 6 distrik lainnya, salah satunya adalah SD Inpres Dikdon di Kampung Okhim, Distrik Oklip.
Kini keadaan mulai kondusif, ratusan anak yang ingin kembali merasakan pendidikan, harus terhenti karena kondisi sekolah mereka yang terdampak atas peristiwa setahun silam.
Sadar akan hal tersebut, Kepala Sekolah SD Inpres Dikdon, Derius M. Uopmabin pun tergerak akan peserta didiknya yang harus melanjutkan pendidikannya.
Oleh karena itu, dengan pengetahuan dan berbekal alat-alat sederhana, dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk membangun kembali secara darurat bangunan SD Inpres Dikdon.
Derius Uopmabin selaku Kepala Sekolah Dasar SD Inpres Dikdon Kampung Okhim Distrik Oklip, meminta Pemerintah Daerah Pegunungan Bintang Khususnya Dinas Pendidikan agar segera mengambil tindakan, guna anak-anak asuhnya dapat melanjutkan pendidikan yang telah terhenti selama ini.
“saya selaku kepala sekolah dasar Inpres Dikdon Kampung Okhim di Distrik Oklip, minta agar pemerintah daerah dapat membuka mata lihat kami, khususnya bidang pendidikan. sekolah kami terdampak peristiwa di 2021 silam”. Ujar Derius.
Menurut Derius, Pemda Pegunungan Bintang harus memperhatikan Distrik Oklip dan Distrik Kiwirok terutama Pembangunan terhadap manusia guna terciptanya SDM Pegunungan Bintang yang Sehat, Cerdas dan Mandiri.
“Pemerintah Daerah Pegunungan Bintang harus memperhatikan Distrik Oklip dan Distrik Kiwirok, Karena Pendidikan adalah pembangunan manusia yang harus diutamakan, agar Visi Misi yang di cetuskan Bupati dan Wakil Bupati dapat terealisasikan”. Ungkap Derius dengan Tegas.
(red/BP)










Tinggalkan Balasan