Polisi Buru Pelaku KKB Yang Aniaya Pemuda Pengantar Galon di Yahukimo Hingga Tewas

YouTube player

 

BATASPAPUA.COM, JAYAPURA – Seorang warga sipil bernama Jhonsep Salempang dianiaya Orang Tak Dikenal (OTK) hingga meninggal dunia di Jalan Bandara, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (30/03/2024).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIT, ketika korban yang bekerja sebagai pengantar galon, sedang dalam perjalanan menuju Kota.

“Pada saat melintas di tempat kejadian perkara, korban diduga dihadang oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dan kemudian diserang menggunakan senjata tajam hingga membuatnya terkapar di pinggir jalan,” jelasnya.

Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, mengatakan korban ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis.

“Pada tubuh korban ditemukan beberapa luka akibat serangan senjata tajam, sehingga pihak rumah sakit melakukan tindakan pembersihan dan penjahitan luka,” ungkapnya.

Heru juga menyebutkan bahwa jenazah korban rencananya akan dikirim pada hari Minggu (31/03) dari Kabupaten Yahukimo ke Toraja, dan akan disemayamkan di kampung halamannya.

Sementara itu, Juru Bicara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB Papua) atau yang biasa menyebut diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Sebby Sambom menegaskan pihaknya bertanggungjawab atas kejadian ini.

Sebby mengungkapkan mereka membunuh Jhonsep, karena diduga ia adalah seorang anggota TNI yang sedang menyamar.

“TPNPB kodap XVI Yahukimo Pimpinan Elkius Kobak siap bertanggung jawab atas pembunuhan di Jalan bandara pada hari ini tgl 30 Maret 2024, pasukan elit TPNPB kodap XVI Yahukimo di bawah pimpinan Tiruan Boni Sobolim dan pasukannya berhasil bunuh satu anggota TNI Yang menyamar sebagai distributor galon air selama ini di Yahukimo,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (31/3/2024).

Saat ini, Pihak kepolisian telah memperkuat upaya untuk mengejar pelaku dan mengungkap motif di balik kejadian tragis ini.

Masyarakat juga diminta untuk memberikan informasi apapun yang dapat membantu dalam proses penyelidikan agar pelaku dapat segera ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

 

(redaksi/BP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!