PILKADA SEBAGAI CORONG MEMBANGUN DAERAH, Fransiskus Kemong: Tidak Usah Terhasut Isu Provokatif!
BATASPAPUA.COM, JAYAPURA – Di era digital dan moderenisasi saat ini, banyak masyarakat mudah terhasut isu propaganda dan terprovokasi yang berbedar luas di platform media sosial, apalagi jelang pelaksanaan Pemilu.
Hal tersebut menjadi sorotan Tokoh intelektual Timika, Fransiskus Kemong.
Fransiskus Kemong menghimbau kepada masyarakat agar selalu dalam bermedia sosial.
“Banyak termakan dan terhasut isu propaganda dan provokatif yang merugikan banyak orang termasuk diri sendiri,” ujar Kemong.
Menjelang pelaksanaan Pemilukada, Kemong berharap seluruh elemen masyarakat bergandengan tangan menjaga keamanan.
“Keamanan kunci utama terlaksana Pemilu, keamanan sendiri tercipta dari masyarakat,” bebernya.
Dia berharap, Papua bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya terselenggaranya Pilkada yang Damai.
“Kita harus tunjukan kalau Papua bisa menciptakan situasi di Pilkada yang damai, karena selogan Papua cinta damai,” bebernya.
Kemong pun mengatakan, publik harus bercermin dari kericuhan pada Pileg Febuari lalu, untuk kemudian menjadikan hal tersebut sebagai pembelajaran bagi semua pihak.
“Kericuhan cukup merugikan banyak pihak, dan yang diuntungkan adalah oknum tertentu. Maka itu harus jadi pembelajaran dan kedewasaan kita semuanya,” tegasnya.
Disamping itu pria asal bumi Amungsa ini dengan tegas meminta aparat Penegak hukum untuk bertindak tegas kepada para oknum-oknum yang ingin mengganggu terselenggaranya Pemilu.
“Papua adalah NKRI, dan itu sudah finis, bagi oknum atau kelompok yang menolak Pemilu silahkan ditindak, apalagi ingin menggagalkan Pilkada,” tegasnya.
Dirinya juga memberikan penegasan bahwa Pilkada adalah corong untuk memilih pemimpin yang bisa membawa perubahan.
“Para calon ada orang hebat yang akan membawa perubahan, maka mari kita sama-sama sukseskan Pilkada,” pungkasnya. (***)
(redaksi/BP)










Tinggalkan Balasan