Pemprov Papua Selatan Laksanakan Upacara Peringatan Hari Otda XXIX di Merauke

Pemerintah Provinsi Papua Selatan menggelar Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIX di Merauke, Provinsi Papua Selatan.
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menyebut bahwa, struktur daerah di Indonesia sebelumnya pernah mengalami beberapa perubahan, dan pada akhirnya saat ini terdiri dari provinsi, kabupaten dan kota.

“Sesuai undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, daerah terdiri dari provinsi, kabupaten dan kota hingga tingkat distrik serta kampung seperti yang kita ketahui sekarang ini,” ucap gubenur usai memimpin upacara dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIX di Merauke, Papua Selatan, Jumat (25/4/2025).

Gubernur juga menyampaikan, dalam rangka peringatan Hari Otda XXIX, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian meminta agar adanya sinergitas, kolaborasi dan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dalam satu visi Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan menggelar Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIX di Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Pemerintah Provinsi Papua Selatan menggelar Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIX di Merauke, Provinsi Papua Selatan.

“Penekanan dari bapak mendagri adalah pentingnya sinergitas, kerjasama dan kolaborasi dalam satu visi presiden kita pak Prabowo Subianto untuk program-program prioritas yang kita laksanakan di daerah.”

“Kita pemerintah di provinsi adalah wakil pemerintah pusat di daerah, jadi kita provinsi sebagai ujung tombak pemerintah pusat siap untuk mengimplementasikan semua kebijakan pemerintah negara Indonesia,” ungkapnya.

Apolo menambahkan, adapun program utama pemerintah pusat yang wajib dilaksanakan di daerah adalah Program Strategi Nasional (PSN) yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto yakni Swasembada pangan dan energi serta makan bergizi gratis. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!