Pemprov Papua Selatan dan Pemkab Merauke Teken Serah Terima Aset Pinjam Pakai
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke melaksanakan penandatanganan serah terima aset pinjam pakai yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Merauke, Senin (4/5/2026).
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, dan Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze.
Gubernur Apolo Safanpo menjelaskan bahwa aset-aset milik Pemerintah Kabupaten Merauke yang sebelumnya dipinjam pakaikan kepada Pemprov Papua Selatan kini telah dikembalikan secara resmi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Merauke atas dukungan sejak awal pembentukan Provinsi Papua Selatan hingga terbentuknya pemerintahan definitif.
“Pemprov Papua Selatan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Merauke dan seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk administrasi, aset maupun keuangan sejak awal pembentukan provinsi ini,” ujar Apolo.
Menurutnya, dukungan tersebut berperan penting dalam memastikan proses pembentukan Provinsi Papua Selatan berjalan lancar, baik secara de jure maupun de facto, termasuk dalam pembentukan kelembagaan, penataan ASN, serta pengelolaan aset daerah.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi empat kabupaten dalam wilayah Papua Selatan, khususnya kontribusi Pemkab Merauke.
“Siang hari ini, kami menyerahkan kembali seluruh aset milik Pemerintah Kabupaten Merauke yang sebelumnya dipinjam pakaikan,” katanya.
Apolo juga meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah untuk segera melakukan inventarisasi seluruh aset, baik bergerak maupun tidak bergerak, agar tercatat secara tertib dalam pembukuan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa saat ini Pemprov Papua Selatan telah mulai menggunakan Kantor Gubernur yang baru, meskipun masih dalam tahap perawatan. Penggunaan gedung tersebut telah mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Fasilitas yang saat ini dalam tahap perawatan meliputi Kantor Gubernur, Kantor DPR Papua Selatan, Kantor Majelis Rakyat Papua Selatan, serta dua menara air untuk rumah susun ASN dengan kapasitas sekitar 800 kamar.
Selain itu, terdapat 50 unit rumah khusus bagi pejabat eselon III yang sementara difungsikan sebagai kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kondisi di kota dengan biaya sewa ruko yang tinggi membuat kami harus memaksimalkan fasilitas yang ada, meskipun dengan keterbatasan, termasuk pasokan listrik yang masih terbatas,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini seluruh aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik Pemprov Papua Selatan telah terpusat di kawasan perkantoran Salor.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Apolo juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pembangunan ke depan, terutama dalam mengatasi keterbatasan anggaran di daerah.
“Kedepan, kita perlu memperkuat koordinasi dan kerja sama agar pembangunan di wilayah Papua Selatan, termasuk Merauke, Boven Digoel, dan Asmat dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Jamal Y.Bwariat










Tinggalkan Balasan