Pembukaan Porprov II Papua Selatan Batal di Kapsul Waktu Merauke

Tampak sejumlah peralatan pendukung open ceremony Porprov II Papua Selatan yang telah dipersiapkan di lapangan Monumen Kapsul waktu dibongkar kembali. Foto: Jamal/Bataspapua.com

BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Papua Selatan II, panitia pelaksana menegaskan bahwa persiapan telah memasuki tahap final, dengan fokus utama pada penguatan aspek keamanan, kenyamanan, dan sinergi seluruh pihak.

Dalam semangat tersebut, Konferensi Pers yang digelar Jumat (21/11/2025) di Kantor KONI Papua Selatan menandai pengumuman penting terkait pemindahan lokasi opening ceremony dari Kapsul Waktu ke Taman Mandala.

Ketua KONI Papua Selatan, Antonius Kaize, menyampaikan bahwa keputusan tersebut bukan sekadar pergantian tempat, tetapi strategi untuk memastikan Porprov berjalan aman, tertib, dan menjadi momentum positif bagi seluruh masyarakat Papua Selatan.

“Ada dua faktor mendasar yang kami utamakan cuaca dengan curah hujan yang tinggi serta pertimbangan keamanan. Kami ingin penyelenggaraan Porprov menjadi contoh baik, sehingga Taman Mandala dipilih karena lebih siap dari sisi pengamanan maupun akses,” ujarnya.

Lebih jauh, Anton menyoroti pentingnya mencegah terulangnya insiden kerusuhan yang sebelumnya terjadi di kawasan Kapsul Waktu dalam sebuah acara besar.

“Kita belajar dari pengalaman. Di Taman Mandala, pola pengamanan lebih terukur. Jadi harapannya seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan penuh kegembiraan,” tambahnya.

Sekretaris Umum KONI Papua Selatan, Jaya Ibnu Su’ud, menegaskan bahwa Porprov II bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga ruang kolaborasi antar kabupaten dan pelestarian nilai-nilai adat. Ia menjelaskan bahwa prosesi obor Porprov akan menjadi simbol pengikat semangat seluruh peserta.

“Defile obor akan dimulai dari Gedung Negara menuju Taman Mandala. Api obor diambil dari sumber tradisional masyarakat adat Marind sebagai wujud penghormatan terhadap kearifan lokal. Dari sini kita ingin menunjukkan bahwa Porprov Papua Selatan dibangun atas dasar kebersamaan,” jelasnya.

Porprov II Papua Selatan akan mempertandingkan 13 cabang olahraga, dengan atlet dari empat kabupaten: Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel. Sejumlah venue telah disiapkan dan kini memasuki tahap akhir penyempurnaan, mulai dari GOR Hiad Sai, Stadion Katalpal, Pantai Lampu Satu, kolam renang Galaksi, hingga fasilitas yang digunakan di sejumlah hotel untuk pertandingan tenis meja dan catur.

“Seluruh venue sudah siap. Setelah technical meeting, beberapa cabang bahkan langsung mulai dipertandingkan pada hari pembukaan, 25 November 2025,” kata Jaya.

Porprov Papua Selatan II akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Apolo Safanpo dan ditutup di GOR Hiad Sai Merauke. Melalui persiapan yang matang dan koordinasi lintas sektor, panitia berharap perhelatan ini tidak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya talenta, persatuan, dan kebanggaan masyarakat Papua Selatan. (AL/ADM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!