Pelatih Sulteng, Zulkifli Syukur Ngamuk dan Ancam Cabut Lisensi Wasit Usai Laga Aceh vs Sulteng di PON XXI
BATASPAPUA.COM, – Pertandingan perempat final PON XXI antara Aceh dan Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 14 September 2024 di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, memicu kontroversi besar.
Laga yang berakhir dengan skor 1-1 ini, membuat kemenangan untuk Aceh, setelah Sulteng memilih walk over (WO) .
Beberapa insiden penting terjadi selama pertandingan, yang memicu perhatian luas dan perdebatan sengit di berbagai platform media sosial.
Ketegangan di lapangan meningkat secara dramatis setelah keputusan penalti kontroversial pada menit ke-97.
Insiden ini memicu Muhammad Rizki Saputra meninju wasit Eko Agus Sugih Harto.
Aksi ini menjadi topik hangat di media sosial dan menimbulkan perdebatan mengenai kualitas kepemimpinan wasit.
Selain itu, pelemparan botol dari tribun penonton dan dua kartu merah untuk pemain Sulteng semakin memanaskan suasana pertandingan.
Drama berlanjut ke ruang ganti ketika pelatih PON Sulteng, Zulkifli Syukur terlihat mengamuk dalam video yang viral di Sosial Media.
Dalam video tersebut, menampilkan Zulkifli yang mengkritik wasit dengan marah.
“Bukan tidak bisa, bisa! Tidak bisa, bisa! Cuma kalian memang suruhan dari Aceh,” ujar Zulkifli dengan nada marah.
Lebih lanjut, Zulkifli mengungkapkan rasa ketidakadilan yang dirasakan pihaknya.
“Udah, itu aja. Nggak ada. Biarkan saya bicara. Saya dizalimi,” sambungnya.
Ia juga menegaskan ancaman pencabutan lisensi wasit Eko Agus Sugih Harto.
“Saya telepon tadi Eko Setiawan EXO, lisensi wasit akan dicabut. Percaya sama saya!”
Kontroversi ini tidak hanya memicu reaksi besar di media sosial tetapi juga menyoroti ketidakpuasan yang meluas terhadap keputusan wasit dalam pertandingan PON XXI.
Insiden ini mempertegas ketegangan yang sering kali mengiringi kompetisi olahraga besar, dan bagaimana tindak lanjut dari ancaman Zulkifli terhadap wasit serta dampaknya terhadap pertandingan selanjutnya akan terus menjadi sorotan utama. (*)










Tinggalkan Balasan