MRPS dan IGI Papua Selatan Perkuat Kompetensi Digital Guru OAP Melalui Pelatihan Komputer Dasar
BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan bersama Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Papua Selatan memperkuat komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan melalui pelatihan komputer dasar bagi guru Orang Asli Papua (OAP). Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi digital guru dalam menghadapi transformasi pendidikan yang semakin berbasis teknologi.
Ketua MRP Papua Selatan, Damianus Katayu, mengatakan penguasaan teknologi informasi merupakan kebutuhan mendesak bagi tenaga pendidik. Menurutnya, pendidikan berbasis life skills, khususnya kemampuan mengoperasikan komputer dan memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran, harus menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitas guru OAP.
“Metode pembelajaran saat ini terus berkembang dan semakin banyak memanfaatkan teknologi komputer. Karena itu, guru-guru Orang Asli Papua harus dibekali keterampilan digital agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah,” ujar Damianus, di SMA YPPK Yohanes XXIII Merauke, Sabtu, (25/7/2026).
Ia berharap pelatihan berbasis life skills terus dikembangkan, baik selama masa pendidikan maupun melalui program peningkatan kapasitas setelah guru menjalankan tugasnya di sekolah.

Menurut Damianus, keberlanjutan program tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk organisasi profesi dan komunitas pendidikan, sehingga manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak guru OAP di Papua Selatan.
“Kami berharap program-program pelatihan yang berfokus pada peningkatan keterampilan, khususnya di bidang komputer dan teknologi pembelajaran, dapat terus dikembangkan melalui kemitraan berbagai pihak agar berlangsung secara berkelanjutan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Damianus memberikan apresiasi kepada IGI Papua Selatan yang telah menginisiasi pelatihan komputer dasar bagi guru OAP. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik asli Papua.
“Program seperti ini sangat penting untuk membangun kapasitas guru-guru Orang Asli Papua agar semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IGI Provinsi Papua Selatan, Krispinus Palobo, menegaskan organisasinya secara konsisten memprioritaskan peningkatan kompetensi guru OAP melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan.
Menurut Krispinus, selain menyelenggarakan pelatihan komputer dasar, IGI juga mengembangkan program penguatan literasi dan numerasi bagi peserta didik yang telah dilaksanakan sejak tahun lalu.
“Selama beberapa kali kegiatan, kami memang memfokuskan program kepada teman-teman guru asli Papua. Selain itu, kami juga melaksanakan kegiatan bagi pelajar, terutama dalam penguatan literasi dan numerasi,” katanya.

Ia menjelaskan, kehadiran IGI bukan sekadar sebagai organisasi profesi guru, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberdayakan tenaga pendidik yang masih membutuhkan peningkatan kompetensi agar mampu berkembang dan sejajar dengan guru di daerah lain.
“Kehadiran Ikatan Guru Indonesia adalah untuk memberdayakan mereka yang belum terlalu berdaya sehingga ke depan dapat bergerak bersama demi kemajuan pendidikan di Papua Selatan,” ujarnya.
Krispinus menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pengembangan kompetensi guru menjadi salah satu fokus utama IGI Papua Selatan.
Ia menjelaskan, berbagai pelatihan yang dilaksanakan tidak hanya mencakup keterampilan komputer, tetapi juga metode pembelajaran, penguatan kompetensi pedagogik, serta pengembangan strategi mengajar yang kreatif dan inovatif.
“Guru yang memiliki kompetensi baik dan mampu menghadirkan pembelajaran yang menarik akan mendorong peserta didik lebih antusias belajar. Melalui berbagai pelatihan ini kami ingin meningkatkan kapasitas guru sehingga kualitas pendidikan di Papua Selatan terus berkembang,” pungkasnya.
Pelatihan komputer dasar tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan Papua Selatan sekaligus memperkuat kapasitas guru OAP agar mampu memberikan layanan pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan berkualitas bagi peserta didik di era digital.
Penulis: Jamal Y.Bwariat
- berita pendidikan Papua Selatan
- Damianus Katayu
- guru Orang Asli Papua
- IGI Papua Selatan
- Ikatan Guru Indonesia
- kompetensi digital guru
- Krispinus Palobo
- life skills guru
- literasi dan numerasi
- literasi digital guru
- Merauke
- MRP Papua Selatan
- pelatihan guru Papua Selatan
- pelatihan komputer dasar guru OAP
- pelatihan teknologi informasi guru
- Pendidikan Papua Selatan
- peningkatan kapasitas guru
- SDM pendidikan Papua
- teknologi pembelajaran
- transformasi digital pendidikan










Tinggalkan Balasan