MRP Papua Selatan Ambil Peran Dalam Verifikasi OAP Peserta Seleksi IPDN

Ketua MRP Papua Selatan, Damianus Katayu, turun langsung melakukan verifikasi peserta seleksi IPDN di Merauke, Papua Selatan. Foto: Bataspapua.com/Jam's

BATASPAPUA.COM, MERAUKE – Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan melakukan verifikasi terhadap peserta seleksi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) IPDN yang mengklaim sebagai Orang Asli Papua (OAP).

Verifikasi dilakukan untuk memastikan peserta yang mengikuti seleksi melalui jalur OAP benar-benar memenuhi kriteria sebagai Orang Asli Papua berdasarkan dokumen dan keterangan keluarga.

Ketua MRP Papua Selatan, Damianus Katayu, mengatakan proses seleksi dan verifikasi keterangan OAP telah dilakukan setelah tahapan SKD pertama selesai.

“Ini seleksi SKD pertama sudah selesai untuk IPDN. Khusus untuk Orang Asli Papua, ada rekomendasi yang kami berikan. Hari ini kami seleksi keterangan Orang Asli Papua untuk memastikan bahwa betul ini Orang Asli Papua atau tidak,” kata Damianus, kepada media ini di Meruake, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, dari hasil verifikasi awal, hampir seluruh peserta yang diperiksa dinilai memenuhi kriteria sebagai OAP.

“Dari rekomendasi yang kami keluarkan pada prinsipnya itu semua Orang Asli Papua. Cuma ada beberapa, ada satu atau dua yang harus kami pastikan kembali,” ujarnya.

Untuk peserta yang masih membutuhkan kepastian, MRP akan melakukan verifikasi lanjutan terhadap dokumen serta memastikan keterangan dari anggota keluarga.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan status ke-OAP-an peserta sebelum rekomendasi diberikan.

“Prinsipnya ini semua Orang Asli Papua. Ada satu atau dua yang harus kami verifikasi kembali dokumennya dengan memastikan anggota keluarga bahwa memang ini Orang Asli Papua atau tidak,” jelas Damianus.

Damianus berharap peserta yang lolos melalui jalur OAP tersebut benar-benar merupakan Orang Asli Papua sehingga kesempatan yang diberikan melalui jalur khusus OAP dapat tepat sasaran.

“Kami berharap yang mewakili empat kabupaten yakni Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel betul-betul Orang Asli Papua. Kuota Orang Asli Papua itu tetap diisi Orang Asli Papua,” tegasnya.

Ia menilai dari hasil rekomendasi sementara MRP Papua Selatan tidak terdapat persoalan berarti terkait status OAP peserta. Namun, verifikasi tetap diperlukan terhadap peserta yang dokumennya masih membutuhkan kepastian.

Damianus juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap OAP dalam proses seleksi, termasuk memastikan kuota yang diperuntukkan bagi Orang Asli Papua benar-benar diisi oleh OAP.

Ia berharap kebijakan afirmasi terhadap OAP juga dapat diterapkan secara konsisten pada tingkat provinsi.

“Untuk provinsi itu harus Orang Asli Papua,” tutup Damianus.

 

Penulis: Jamal Y.Bwariat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!