MARI-YO Unggul 52,10% di PSU Pilgub Papua, Real Count Capai 93 Persen Suara Masuk
BATASPAPUA.COM, JAYAPURA — Tim pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 2, Mathius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (MARIYO), secara resmi mengumumkan hasil sementara real count Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua yang digelar pada 6 Agustus 2025. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari 9 kabupaten/kota, pasangan MARIYO unggul tipis atas pesaingnya, pasangan nomor urut 1, Benhur Tomi Mano – Constan Karma (BTM-CK).
Ketua Harian Tim Koalisi Papua Cerah sekaligus Plt. Ketua DPD Partai Golkar Papua, Ahmad Doli Kurnia, menyampaikan bahwa hasil ini diumumkan setelah data real count mencapai angka psikologis 93 persen. Menurutnya, capaian ini sudah cukup signifikan untuk dikomunikasikan ke publik secara ilmiah dan bertanggung jawab.
“Kami menunggu hingga data masuk mencapai 93 persen agar dapat dipertanggungjawabkan secara metodologis. Ini adalah hasil kerja keras semua jaringan kami di TPS,” ujar Doli dalam konferensi pers di Jayapura, Kamis (7/8/2025) malam.
Doli menegaskan, tim pemenangan 02 tidak ingin gegabah mengumumkan hasil sebelum data cukup valid. Langkah ini diambil untuk menjaga kredibilitas informasi serta mencegah polemik di tengah masyarakat.
Berdasarkan data real count internal tim MARIYO, pasangan Mathius–Aryoko berhasil unggul di enam dari sembilan kabupaten/kota yang melaksanakan PSU. Berikut adalah perolehan suara berdasarkan wilayah:
Kota Jayapura: Paslon 02 unggul dengan 108.639 suara (54,62%) vs Paslon 01 dengan 90.271 suara (45,38%)
Kabupaten Keerom: Paslon 02 unggul telak 27.887 suara (65,04%) vs Paslon 01 dengan 14.989 suara (34,96%)
Kabupaten Mamberamo Raya: Paslon 02 menang tipis dengan 8.375 suara (50,39%) vs 8.245 suara (49,61%)
Kabupaten Waropen: Paslon 02 unggul 11.112 suara (52,57%) vs 10.026 suara (47,43%)
Kabupaten Yapen: Paslon 02 menang tipis 29.375 suara (50,65%) vs 28.623 suara (49,35%)
Kabupaten Jayapura: Paslon 01 unggul tipis dengan 42.354 suara (51,46%) vs 39.949 suara (48,54%)
Sementara itu, Paslon BTM-CK unggul di tiga wilayah:
Kabupaten Sarmi: Paslon 01 menang 8.362 suara (60,39%) vs 5.484 suara (39,61%)
Kabupaten Biak Numfor: Paslon 01 unggul 31.735 suara (55,93%) vs 25.004 suara (44,07%)
Kabupaten Supiori: Selisih sangat tipis, Paslon 01 menang 6.793 suara (50,10%) vs 6.766 suara (49,90%)
Hasil akumulasi dari sembilan kabupaten/kota menunjukkan pasangan MARIYO meraih 262.591 suara (52,10%), unggul atas pasangan BTM-CK yang meraih 242.398 suara (47,90%). Selisih suara mencapai 20.193 suara.
Meski unggul, Doli menekankan bahwa pihaknya tetap menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua.
“Kami tetap menunggu hasil penetapan resmi dari KPU. Kami imbau semua pihak tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menjaga kondusivitas Papua,” tegasnya.
Pasangan MARIYO diusung oleh Koalisi Papua Cerah, yang terdiri dari 16 partai politik nasional, antara lain Golkar, NasDem, Demokrat, PAN, PKB, PKS, PPP, Gerindra, dan lainnya. Ini menjadi koalisi terbesar dalam sejarah Pilkada Papua.
Sementara itu, pasangan BTM-CK hanya diusung oleh satu partai yakni PDI Perjuangan, yang selama ini dikenal sebagai partai besar namun memilih bertarung sendirian di Pilgub kali ini.
Meskipun real count internal menunjukkan keunggulan MARIYO, situasi politik Papua masih sangat dinamis. Penetapan resmi dari KPU Papua akan menjadi penentu akhir dari kontestasi politik yang sempat mengalami Pemungutan Suara Ulang ini.
Namun satu hal yang pasti, publik kini menaruh harapan besar pada proses demokrasi yang jujur, terbuka, dan damai demi masa depan Papua yang cerah. (*)










Tinggalkan Balasan