Mahasiswa Papua Gelar Demo Kasus Penganiayaan Warga Sipil Ditengah Hari Paskah

YouTube player

 

BATASPAPUA.COM, JAYAPURA – Ditengah suasana hari Paskah dan Ramadan, puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di gapura Universitas Cendrawasih Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua, pada Jumat (29/3/2024).

Puluhan mahasiswa yang berdemo ini tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM se-Papua, yang terdiri dari beberapa Universitas di Papua, yakni Universitas Cenderawasih, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura, Universitas Muhammadiyah Papua, Universitas Ottow dan Geissler, Sekolah Tinggi Teologi Walter Post Jayapura, dan Sekolah Tinggi Teologia Gereja Injili di Indonesia Papua.

Dalam Aksi demo ini, secara bergantian para mahasiswa menyampaikan orasi terkait kasus penyiksaan warga sipil di Kabupaten Puncak oleh terduga sejumlah prajurit TNI dari Batalion Infanteri Raider 300/Braja Wijaya.

Mereka menutut sejumlah terduga anggota TNI tersebut disidangkan di Pengadilan Militer III-19 Jayapura di Kota Jayapura, Papua.

Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan Papua Darurat Militer.

Meski dijaga ketat oleh aparat kepolisian, aksi demonstrasi yang hanya berlangsung selama empat jam sejak pukul 08.00 WIT hingga 12.00 WIT ini mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Para mahasiswa disorot lantaran menggelar aksi di hari peringatan Kematian Yesus Kristus (Paskah), yang jatuh pada, Jumat 29 Maret 2024.

Bagi umat Nasrani, hari ini ditandai dengan ibadah Jumat Agung dalam memperingati kematian Kematian Yesus Kristus.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, sebelumnya telah mengatakan tidak akan membatasi aksi menyampaikan pendapat dimuka umum namun harus sesuai aturan dan di lokalisir agar tak sampai mengganggu ketertiban.

“Kami tidak melarang, tapi jangan di hari Jumat esok yang bertepatan dengan Hari Paskah, apakah pantas atau tidak silahkan masyarakat menilai sendiri,” ujarnya pada, Rabu (27/3) siang.

“Silahkan sampaikan pendapat dan tidak menggangu ketertiban serta gunakan etika-etika yang baik,” tambahnya.

Usai melakukan aksi demonstrasi, para mahasiswa pun membubarkan diri dengan damai.

 

(redaksi/BP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!