Komandan KKB Papua Jeki Murib Tewas Dalam Operasi Satgas Habema

BATASPAPUA.COM, TIMIKA – TNI melalui Komando Operasi (Koops) Habema menembak mati Jeki Murib, Komandan Operasi (Danops) OPM Kodap XVIII Ilaga, dalam operasi penindakan di Kampung Pinapa, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Jeki Murib dikenal sebagai salah satu pimpinan kelompok bersenjata yang selama ini terlibat dalam berbagai aksi teror dan kekerasan di wilayah Puncak dan Mimika, termasuk penyerangan terhadap aparat keamanan, warga sipil, pekerja proyek pembangunan, hingga penyanderaan karyawan PT Freeport Indonesia.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna mengatakan, tindakan tegas tersebut merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025.

“Penindakan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas TNI dalam kerangka Operasi Militer Selain Perang untuk mengatasi gerakan separatis bersenjata dan pemberontakan bersenjata,” kata Wirya dalam konferensi pers di Markas Koops Habema, Mimika, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, keberadaan kelompok Jeki Murib selama ini telah menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat serta mengganggu stabilitas keamanan dan aktivitas ekonomi masyarakat Papua, terutama di wilayah operasi PT Freeport Indonesia.

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.
Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.

“Aksi OPM tersebut menimbulkan ketakutan dan mengganggu kehidupan masyarakat, termasuk menghambat roda perekonomian dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Wirya menegaskan, operasi dilakukan secara terukur, profesional, dan humanis dengan mengutamakan keselamatan masyarakat sipil. Operasi itu juga disebut mendapat dukungan tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Selain menindak pelaku, TNI juga kembali mengajak anggota kelompok separatis bersenjata yang masih berada di hutan untuk menghentikan aksi kekerasan dan kembali ke masyarakat.

“Kepada saudara-saudara kita yang masih berada di hutan, mari hentikan kekerasan. Kembalilah ke tengah masyarakat, tinggalkan jalan separatisme, dan bersama-sama membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” tegas Wirya.

Daftar Kejahatan KKB Papua Pimpinan Jeki Murib

Koops TNI Habema mencatat kelompok yang dipimpin Jeki Murib terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata di Papua Tengah, di antaranya:

  1. Pembakaran kompleks tower telekomunikasi di Kampung Kago, Distrik Ilaga pada 15 Agustus 2023.
  2. Pembunuhan dan penganiayaan terhadap pekerja pembangunan Puskesmas di Kampung Eromaga, Distrik Omukia pada 19 Oktober 2023.
  3. Penembakan di Bandara Aminggaru, Ilaga pada 18 Juni 2025.
  4. Penyanderaan terhadap 18 karyawan PT Freeport Indonesia di Tower 270, Distrik Tembagapura pada 8 Januari 2026.
  5. Penyerangan dan perampasan senjata terhadap dua anggota Koramil Tembagapura serta melukai seorang warga sipil di jalur tambang MP 50 pada 11 Februari 2026.
  6. Penembakan terhadap dua karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg serta penyerangan terhadap aparat Polri saat proses evakuasi korban pada 11 Maret 2026.

Rangkaian aksi tersebut dinilai sebagai ancaman serius terhadap keamanan masyarakat sipil dan objek vital nasional di Papua. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: STOP MENCURI BERITA !!!